LIST YAYASAN BABY SITTER, PRT, PERAWAT ORANG SAKIT/LANSIA

List of Yayasan Suster in Indonesia
 

 

List Baby Sitter ini direkomendasikan oleh netter dunia-ibu.org
sebagian data ini diambil dari http://www.dunia-ibu.org/docs/yayasanbs.doc
Score/Rate:
Score diberikan oleh rekan2 khusus untuk Kwalifikasi Yayasannya bukan baby sitternya,
dengan nilai 1 - 4, dimana angka 4 adalah angka untuk nilai sangat bagus
sedangkan angka 1 adalah nilai paling jelek yang sebaiknya jangan menjadi tujuan

Jika ingin menambah atau mengedit data, silahkan hubungi anitasite@gmail.com anita@bima.ipb.ac.id atau anita_h_2000_girls@yahoo.com
jika mau chatt langsung dengan saya bisa di Yahoo messanger silahkan klik disini

id saya adalah anita_h_2000_girls
atau langsung di blog saya juga boleh addressnya http://anitanet.blogdrive.com
Jika ingin ikutan sharing bisa langsung entry di blog ini http://anitanet.blogdrive.com/archive/38.html

Note:
Saya menampilkan list yayasan baby sitter (bs) ini buat berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Saya tak ada kaitan dengan salah satu yayasan baby sitter manapun.
Saya hanyalah seorang konsumen biasa yang ingin sharing
agar yang mau atau yang sudah mengambil bs tak menghadapi masalahnya sendirian.

 

Hi, mommies....

Selalulah waspada dan jangan terlalu percaya dengan babysitter.

Walaupun di depan kita kelihatan manis, sopan, dan rajin,

ternyata sering sekali pada saat kita tidak melihat mereka berlaku kebalikannya.
 

Jika para Mommy's dapat masalah dengan Yayasan Babysitter atau PRT silahkan sampaikan ke YLKI,

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, No. Telp. 021-7971378, 7981858. Fax. 021-7981038
Email konsumen@rad.net.id Alamat: Jl. Pancoran Barat VI/1 Duren Tiga, Jakarta 12760

 

Bekasi

1.

Bekasi, Bekasi, cp. Ibu Eddy, Telp : 88985440

2.

Bulan Purnama, Telp : 8015278

3.

Klinik Raden Saleh (Rate 1/1), Jl. Pondok Pekayon Indah, Cabang: Bekasi Blok BB 42 No. 14, Bekasi Selatan,  Telp : 8200209

4.

Permata Hati (Rate 2/2, 3/1), Pekayon Bekasi, cp. Bp. Kris,  Telp : 8203370

5.

Al-Azhar Choir (Rate 4/1, 1/2 ini artinya yang bilang paling jelek ada 2 orang), Jl. Raya Kranggan (sebelum Bank Mandiri)  Podok Gede , cp. Ibu Yanti, Telp. 021-84597670|

Sebaiknya jangan mengambil BS dari Yayasan ini, lihat komentar No.75 sharing dari  Miranda Miravi, dan No. 78 sharing dari *RaTNa*

6.

Tiara Kasih Bunda, komp ruko kemang pratama blok an no 30 bekasi telp. (021) 93726750
mendidik nanny (perawat dan penjaga bayi usia 0-3 thn), governess (perawat dan pendidik anak usia 3-12 thn), baby sitter, suster jompo dan PRT bagi calon majikan di jakarta dan bekasi bisa diantar ke tempat.

7.

Yayasan Mutiara Jaya:
1) Jl.Kebantenan RT.004/004 No.44 (2) Jatiasih, Bekasi Telp 71374212,98525586
2) Jl.Tanah Merdeka II RT.03/06 Ciracas/Kp.Rambutan, T:081389040837

 

 

Depok

1.

Harapan Bunda, Vila Pertiwi Blok H4 No. 10, Depok, cp. Ibu Ati, Telp : 8754494, 8755154

2.

Ibu Kris, Depok Jawa Barat, cp. Ibu Kris, Telp : 7777650

3.

Fitria, Jl. Mekar No. 30 rt 03/010, Depok, cp. Mbak Niken/ Mas Pardi, Telp : 7755475 (Menyalurkan PRT juga) .  Sebaiknya sekarang jangan ambil BS dari Yayasan ini deh, coba saja lihat komentar Maria Lili (komentar No.61)

4.

Suster Endang (Rate 4/1), Jl. Angklung VI No. 153 Depok II Tengah, Jawa Barat, cp. Sr. Endang, Telp : 7701201 (menyalurkan PRT juga).  Uang administrasinya Rp. 700.000,- transport mengantar Rp. 30.000,- Gaji bs pemula Rp. 600.000 dengan uang cuti Rp. 100.000 per 2 hari. Bs nya orang Jawa yang tinggal di Lampung.  Garansi: bisa ganti bs sebanyak 2 x selama 3 bulan.
Hati2 jika mengambil pembantu terutama yang berasal dari Tasik Malaya dari yayasan ini, pengalaman saya dua kali pembantunya kabur tanpa sebab.  dan dua kali pembantu pulang sebelum masa kontrak habis dan  yang terakhir pembantunya suka menguntil barang2 anak saya (nama pembantunya Fifi) dan senang sekali mebentak anak saya. Jika kita tak cocok dengan pembantu yang disalurkan, katanya bisa ganti tapi kenyataan nya tidak pernah ada gantinya (alasannya stok kosong) dan fihak yayasan lebih senang mengembalikan uang sisa kontraknya

5.

Ibu Hadi, Jl. Kartini No.43 Depok Lama, cp. Ibu Hadi/Mirna, Telp : 7773717, 7760979
(Menyalurkan PRT juga)

6.

Yayasan Melati, Jl. Raya Sawangan Rt.03/01 No.3, cp. Bpk Suyatno, Telp. 77201106

7.

Mitra Ananda, 8742263, 8750402

8.

Ibu Elizabeth, Depok, cp. Ibu Elizabeth, Telp : 8716678, 0811854205
(Dia sistemnya antar BS sekaligus aku harus bayar adm 450ribu, ongkos 50 ribu untuk ongkos)

9.

LPK Ibunda (Rate 4/2, 1/1), Depok-Sawangan 70151994 (x), 70641434, 08567878621  Cp. Ibu Winarti
Uang kontrak Rp. 600.000,-  bs di kontrak selama 1 th jika dia berhenti mendadak, dia akan mendapat sanksi sebesar 1 bln gaji dan ijazahnya ditahan oleh pihak yayasan.  Jika dia minta berhenti dan kita belum mendapat ganti, BS tidak boleh meninggalkan rumah majikan, sebelum majikan mendapatkan BS yang baru, dan jika BS berhenti, majikan belum dapat yg baru, BS wajib menunggu sampai BS pengganti datang. Ibu yayasan sangat objektif dan peraturan yayasan ketat.  BS nya rata2 mempunyai ijazah BS atau Asiten Perawat  (sharing dari Ibu Dita D. Februman)

Sebaiknya jangan ambil BS dari yayasan Ibunda karena kurang bertanggungjawab dalam menyalurkan BS nya. Suster nya jg katanya kan lulusan asisten perawat tp masa mandiin anak aja gak bisa, padahal anakku dah 1 tahun lho (sharing dari Herninta, lihat kometar no. 60)

10.

Ibu Emah,  Meruyung Depok, Telp. 70538946
Sebaiknya jangan ambil bs dari sini karena Bu Emah itu selalu belaiin bsnya... jd kalo bs nya kerja ngak bgs ato suka ngelawan dia selalu percaya ma omongan bs nya... (sharing dari Ibu Natalya Liauw)

11.

Penyalur PRT Jl. Jeruk III/117 Kel. Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, DEPOK I, 16432, JAWA BARAT.
Tlp. 021-7776934, atau ke Sisca : 0817 007 0607.  

12.

Ibu Emma dekat Parung Bingung Depok No. Telp. 021-77884646

13.

Yayasan Putri Nanda Jl. Mesjid I No.18 A Rt.02/Rw.12 Keramat Jaya, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji Depok, cp. Sudjianto, Telp. 021-7761765, 085218032566

14.

Mbak Lia  Jl. M. Kafi I, Ciganjur, telp. 78883201

15.

Yayasan Nusa Indah, Jl. Pitara Raya Rt.02/Rw.19 No.58, Pancoran Mas, Depok I (16436). cp. Bu Nur Telpon : 021-7758873 BS bisa diantar sampai ke rumah calon majikan dg mengganti ongkos transportnya.

 

 

(saran: sebaiknya jangan ke No.5, dan 6, tambah satu lagi no. 10 jangan deh.......)

 

 

Bogor

1.

RSB Melania, Bogor Jawa Barat,  cp. Bidan Murni, Telp : 0251-330133

2.

Seruni, Dekat RS Karya Bakti, Bogor, Jawa Barat,  Telp : 0251-352840, 504442

   
Tangerang
1. Harapan Bunda (Rate 2/1), Kompleks Peruri, Ciledug, Tangerang, cp. Ibu Sri, Telp : 7301645
2.

LPK. Lentera Hati Bunda (Rate 4/1) Ruko CBD Ciledug Blok A3 No.28 depan Borobudur Ciledug, Tangerang. Tel. 33 670 555 / 33 670 666 HP 0818 4040 77 dng Ibu Dewi Email: lenterahatibunda@yahoo.co.id

(Terimakasih buat Ibu Ali Mugna (Sarah Haffi) yang sudah sharing data di list ini)

Admin Rp. 850.000,- Gaji BS nya Rp. 800.000,- s/d 1.500.000,- (sharing dari Nuning Nurdianti)

 

 

Jakarta Barat

1.

BK, Telp : 5417251

2.

Dewi Putri, Cengkareng, cp. Bp. Batubara / Ibu Dewi, Telp : 5413981, 5454638
Administrasi pengambilan sebesar Rp. 600.000 garansi 3 bln boleh ganti 3x, gaji BS untuk Baby Rp. 750.000 (Terimakasih buat Tan Ernie yang sudah menambahkan data ini)

3.

Eldina, Telp : 5856548

4.

Ibu Dewi, Jl. Gelong Baru Selatan III No. 16 Grogol Jakarta Barat, cp. Ibu Dewi, Telp : 5682474

5.

Ibu Elly, cp. Rima/Pur, Telp 08128023122, 5657020, 5642008

6.

Ibu Tyas, cp. Ibu Tyas / Ibu Tini, Telp : 5849795

7.

Ibu Yanti, Grogol, Jakarta Barat, cp : Ibu Yanti, Telp : 5861266

8.

Kasih Lestari, Jl. Kemanggisan Utama VII No. 3, Slipi, Jakarta Barat, cp. Ibu Mince/Ibu Nel, Telp : 5357501

9.

Nanda Asih, Grogol Jakarta Barat, Telp : 5844672

10.

Siwi Asih, Jl. Dr. Susilo 3-B No. 11 Grogol, Belakang Terminal, Depan Gereja Sidang Jemaat, Jakarta Barat, cp. Ibu Maria / Ibu Murni, Telp : 5601721, 5465087

11.

Sr. Sunarti, Jl. Anggrek Neli Murni No. 107-C Kemanggisan, Jakarta Barat, cp. Sunarti, Telp : 5493149, 7416376.

12.

Yayasan Jakarta, Jl. Duri Selatan VIII No. 17 A, Jakarta Barat, 11270. Telp : 021- 6308253 Fax : 021 � 6308677 (Terimakasih buat Sherly Tung yang sudah menambahkan data ini)

13.

Yayasan Mulia Jaya, Jl Kicir 2 No.1 Rt.04 Rw.06 Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Telp. 021-6193022, 5441952
(informasi dari Tan Ernie)
14.

Yayasan Citra Mandiri  Jl. Anggrek No. 45, RT 02/08, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, cp.Toto, Telp. 085310204370 (Iin).  Jika mengambil BS dari Yayasan ini hendaknya berhati-hati komentar No.64  dari Lisa Huang

15 Yayasan Budi Karya, P. Jayakarta, Jakarta No. Telp. 6396919 (sharing dari Linda Iskandar)
   

Jakarta Pusat

1.

Dharma Asih (Rate 1/2) Bunder Raya no. 7A Senen (Dekat Stasiun Senen), Telp : 3912830
(BS-nya kurang bagus semua. 3 kali ganti tidak ada yg benar, ibu yayasannya yg eks BS, aku ga pernah lihat)

2.

Elita Vitita, Telp : 3916566, 3156972, 3909812

3.

Hidup Sehat (Rate 1/1), Jl. Surabaya, Jakarta Pusat, cp. Ibu Ani,  Telp : 3155161
(Yayasan-nya, wah kurang  juga BS-nya, BS yg ditawarkan gemuk,kurang bersih, spt pembantu, keliatan sekali orangnya malas, baru pemula, masa sudah minta gaji 500 ribu, belum cuti lho)

4.

Kasih Abadi, Jl. Lautze No. 74, Telp : 3864093, 3845622
(Yayasannya memang profesional, tapi muahal !, BS nya kurang sopan)
(Kasih Abadi, nggak ada yang bagus semuanya nggak profesional dan ibu yayasannya nggak care, cuma suruh tunggu lah harus ambil senin lah dll ---> Komentar dari Bu Karen Wu)

5.

Klinik Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Telp : 3144347, 5453325
(Klinik Raden Saleh, Menteng, itu terkenal tempat aborsi lho (sudah jadi rahasia umum), biasanya pembantu, psk, takut BS nya sadis)

6.

Marsudisiwi, Menteng, Jakarta Pusat, cp. Ibu Wiji, Telp : 3909128

7.

Mitra Ananda, Menteng, Jakarta Pusat, Telp : 8742263, 8750402

8.

Cinta Keluarga, Setiabudi Barat No.12 Jakarta, Telp. 021-71136677,  0817788115, email: fara@cintakeluarga.com

9.

Yayasan Theresia (1/1), Jl. Letjen Suprapto, Gg. Siaga V RT.005/03 No. 9-10
Kel. Cempaka Baru, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat 10640.  cp. Ny. Menuk Saragih,
Telp. (021) 4262271, 42888238. Fax. (021) 42888238
(Terimakasih buat Bu Niken yang sudah menambahkan data ini)
Sebaiknya jangan mengambil BS dari yayasan ini lihat komentar no. 72 dari ibu
Dina Aryana

10.

LPK MELATI Gedung Unas Blok c lantai 2 Jalan kalilio no. 17 Senen Jakarta Pusat dgn ibu Sri Ph 4257472 - 70377979.  Pimpinan Heny Hartaty SE,  Email : yys_melati@yahoo.com .

Administrasi pengambilan sebesar Rp. 850.000, Gaji pemula  standard RP 700.000. Gaji pengalaman bervariasi tergantung dari lamanya bekerja dari Rp. 800.000 S/D Rp1,2juta.  Khusus nany yang dapat berbicara bhs inggris Gaji diatas RP 1,2 juta (persediaan terbatas).  Uang cuti RP50.000/hari

Di Yayasan ini kita harus membayar potongan gaji mereka selama setahun, yaitu Rp 1,2 juta kontrak setahun boleh tuker suster berapa kali pun.

 

 

Jakarta Selatan

1.

Abadi, Ciputat, Jakarta Selatan, Telp : 7404460

2.

Yayasan Sekar Tanjung (4/1, 1/1), Jakarta Selatan cp. Bp. Agus, Telp : 7204114, 6313170
(Umumnya BS dari sini lulusan SMP dan memiliki penguasaan bahasa inggris yang cukup bagus, sharing dari
Ochie (Rosi) lihat komentar no. 70)
Sebaiknya jangan ambil BS dari sini, ini kutipan sharing dari Bu Imelda :

dulu saya pernah dari Pak Agus, tapi semua baby sitternya kayanya gak bisa ditegur punya..., kemarin pernah saya tegur, itupun karena dia tidak bersih waktu bersihin anak saya sehbs BAB terus langsung ngambek, minta pulang, pdhal br sebln Pak Agusnya kayanya bela-in baby sitternya. Dulu emang perjanjiannya kalau dalam 3 bulan gak ada ganti b.sitter maka tidak usah bayar adm lg utk selanjutnya..., b.sitter yg pertma sdh ampir 6 bln itu pun saya tahan2in aja krn blm dapet ganti, dia sering curi makanan, tp ngak ngaku, padahl saya sdh ksh mereka mkn sama seperti yg saya makan... Tapi kalau ngadu ke Pak Agus kayanya dia gak tanggepin... Dan semua BS dr Pak Agus yg di tmpt sy semuanya main HP.

Komentar dari Ibu Ratih Kampono, komentar no 89 : Admin yayasan ini sombong sekali, buat para mommy's hati2 kalau ambil BS dari sini

3.

Budi Utama, cp. Ibu Lien, Telp : 7394271

4.

Bunda Kasih, Kemang/ Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cp : Ibu Yanti / dr. Gunawan, Telp : 7807166

5.

Andhika Putra, Jl. Pinang Emas III No. UU4 Pondok Indah, Jakarta Selatan. Telp : 7512245, 95101991

6.

Emis Leo, Pamulang, Jakarta Selatan, Telp : 7202426

7.

Fantasia, Jl. Gandaria I No. 49 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, cp. Ibu Tina, Telp : 7245927

8.

Ibu Ripka, Jl. Bambu Kuning No. 11 RT 2 RW. 01, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cp. Ibu Ripka / Bapak Iwan, Telp : 7802723

9.

Kasih Agape, Ciputat, Jakarta Selatan,  cp. Ibu Caroline, Telp : 7440279, 7406694

10.

Kasih Ananda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Telp : 7324438

11.

Kasih Bunda, Jl. Lebak Bulus Raya No. 9 Kampung Kapuk, Jakarta Selatan,  Telp : 7659450

12.

Nusantara, Jl. Pulo Raya III No. 13-A, Jakarta Selatan, cp. Eni / Yulvia, Telp : 7260744
Garansi 1 th boleh ganti 2x, gaji BS balita mahir 4 th Rp. 750.000, mahir 1 th Rp. 1 jt (Terimakasih buat Tan Ernie yang sudah menambahkan data ini)

13.

Pelita Kasih, Jl. Jurangmangu 5 Bintaro Jaya Sektor 5 Menteng Bintaro, Jakarta Selatan, cp. Ibu Fadlila / Ibu Nelly, Telp : 7455757

14.

Putri Pertiwi, Jl. Damai, Petukangan, cp. Ibu Karmila/Ibu Nia, Telp : 7364364

15.

Rahayu, Tebet, Jakarta Selatan,  Telp : 8622249

16.

Ria Asih (Rate 1/1), Jl. Maritim II No. 2, Cilandak Barat / seberang SUBUD, Jakarta Selatan, cp. Bapak Riyanto, Telp : 7691568

17.

Rona, cp. Rona, Telp : 7324438

18.

Samino, Telp : 7190805

19.

Setia Ananda, Pangkalan Jati, Jakarta Selatan,  Telp : 75900503

20.

Siti, Jl. H. Sijan No. 28 Pasar Jumat, Jakarta Selatan, cp. Ibu Siti, Telp. : 9155278 (Menyalurkan PRT juga)

21.

Siwi Asih, Pamulang, Jakarta Selatan,  cp. Ibu Rini, Telp : 74630166

22.

Sr. Kristin, RS YPK, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, cp. Sr. Kristin, Telp : 3909725, 7816240

23.

St. Fr. Asisi, Jl. H. Ramli No. 24, Kompleks Asisi, Menteng Dalam, Jakarta Selatan 12870, cp. Ibu Anton / Ibu Ida,  Telp : 8280642, 8290936 (08.00-13.30)
(Banyak yg bilang bagus, peraturannya ketat & kaku. Harus telp tiap hari, harus ambil sendiri, pilih sendiri, jam-nya tertentu. Penerima telp-nya agak arogan)

24.

Tarsi, Bintaro Jakarta Selatan, Telp : 7356551

25.

Tiara Cipta (Rate 1/1), RS. Fatmawati, Jakarta Selatan,  Telp : 75902862 ( sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing Ibu   Ramona lihat komentar no. 50, )

26.

Titian, Jl. Tebet Timur Dalam 8 X No. 3, Jakarta Selatan, Cp. Ibu Pur, Telp : 8280970

27.

Triwahyu Handayani, Patal Senayan, Jakarta Selatan, cp. Bpk. Darsono, Telp : 5328062

28.

Mekar Sejati, (Rate 4/1), Cilandak KKO, cp. Ibu Astin/Bp. Taufik, 7804067

29.

Anastasia, Jl.Banjar Sari II No.13 Jakarta Selatan. 12430

30.

Kasih Ibu Sejati, Jl. Mampang Prapatan XI, tlp. 794 8818

 

(Saran: sebaiknya jangan ke No. 10, dan 22)

31.

Hiba Agency (cabang),  jl. deplu raya no.28D pondok indah Jakarta Selatan, Telp. 021-9253427

32.

Yayasan Cendana Raya (Ibu Gito) jl. puri mutiara I No.241 Cipete Telp. 7699486, 7693518

 

Uang admin 710 rb + dp gaji pertama 50rb jaminan 3bln 4x ganti

 

(Terimakasih buat Bu Mariasari yang sudah menambahkan data ini)

 

Beberapa tahun lalu saya (Aer/Rohim) mengambil dari Yayasan tapi berhubung uang administrasi lumayan tinggi (dulu masih 600rb), dan ternyata tidak ada yang bertahan lama - walaupun ada garansi, capek juga kalau bolak-balik - akhirnya untuk kali ini kami tidak menghubungi lagi

  Uang Administrasi Rp. 750.000,- (sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing Ibu Sylvia lihat komentar no. 51)
  Admin Rp 750rb (informasi dari Linda Iskandar)

33.

Ibu Tini,  (Rate 1/1) Jl. Tebet Dalam IV Gg Keamanan 3 No.37 Tebet. Telp. 8356547
Menyediakan PRT dan BS, untuk PRT via telp gaji ditawarkan 500rb, untuk BS ditawarkan 700rb. Tapi saat saya ke sana, ternyata nego langsung dengan PRT nya
sendiri - tergantung beban pekerjaan juga. Akhirnya gaji yang saya janjikan 600rb.
Garansi 2 bulan - diganti PRT/BS atau uang kembali setengah. O, iya uang administrasi 400rb
(Terimakasih buat Aer/Rohim http://aer-reborn.blogspot.com yang sudah sharing data di list ini)

Sebaiknya jangan mengambil BS dari sini (lihat komentar no. 76 dari  Rini Astuti)

34.

Yayasan Citra Kartini, Jl. Kucica XVI-Jf 18 No.17 Sektor 9 Bintaro Jaya.  Telp. 021-7454040, 98265640, 98265650, 7459980.  Website: http://www.citrakartini.com/ .  Email: info@citrakartini.com

35. Al Ishlah Telp.021-70734912, 7417779 Pamulang.  Cp. Ibu Nani
36. Yayasan Vidi (Rate 1/1), di lebak bulus (di ruko dekat pemadam kebakaran lebak bulus-sebrangnya terminal) Telp:98076088, 081310753172 (sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing ibu Sylvia lihat komentar no. 66)
37 Yayasan Permata Cipta (Rate 1/1), di Jl. H. Nawi II (masuk dari Jl. Fatmawati tepat didepan ITC Fatmawati...) Telp. 98172798 (sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing ibu Martha Maulidia lihat komentar no. 65)
38 LPK Kharlina Jasa, Jalan Raya Kebagusan NO. 69B Jati Padang, Pasar Minggu. Telp 98130974, 91477123.
Uang adminnya 500rb, 4 bln 3 x ganti
   

Jakarta Timur

1.

Bidan Fatimah, Jl. Sunan Demak No. 5 Rawamangun / Blkg Apotik Sehat Al Azhar, Jakarta Timur, Telp : 4754176

2.

Citra Bunda, Jl. Boulevard Barat, Kompleks Plaza Pacific Blok B1 No. 11 Kelapa Gading Jakarta Timur, Telp : 45842218-9

3.

Grahita, Cipondoh, Jakarta Timur,  cp. Ibu Lie, Telp : 5547677

4.

Ibu Sovia, Telp : 4521241

5.

Ibu Yulli, Jl. Pelepah Indah II Blok LB No. 23 Kelapa Gading, Jakarta Timur, Telp : 4500857

6.

Libra, Cawang, Jakarta Timur, Telp : 8569155

7.

More Fransisca (Rate 4/2), Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 9-10, Lantai 3 Blok 66, Perumahan Klender, Jakarta Timur, cp. Ibu Anna, Telp : 8618205

8.

Mutiara Ibu, Pasar Rebo, Jakarta Timur, cp. Ibu Susi / Ibu Liana, Telp : 8408650

9.

Sofia, Rawamangun, Jakarta Timur, cp. Ibu Sofia, Telp : 4521241

10.

Suster Leony, RS. Mitra Keluarga Jatinegara, Jakarta Timur, cp. Sr. Leony, Telp : 2800888

11.

Suster Tatang (Rate 1/2), Jl Slamet Riyadi I No 5, Matraman Jakarta Timur telp. 8580226 - 021 70515458 roro_prod@yahoo.co.id (Roro Rahmawati)
(sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing dari Sindhi Tirta komentar No. 26 dan
Fransiska Sally komentar No.68)

12.

Triana, Jl. Cempaka Putih Jakarta Timur, cp. Sr. Tien / Yanti / Susie, Telp : 4200429, 420868

13.

Dharma Karya Abadi (Rate 4/1), Telp. 4202857

14.

Suster Nunuk (Rate 4/1), Jl. Jatinegara Kaum no 41 RT 004/03 - Jakarta Timur,  cp. Ibu Tuti, 4711733, 4704152

15.

Hiba Agency (pusat), jl. raya bogor km 20 no.36 pasar hek kramat jati, Jakarta Timur, Telp : 9177945, 9210576 (Rate 4/1)

16.

Yayasan Triananda, Cempaka Putih, cp. Ibu Tuti Telp. 021-4249030 (Rate 4/1) uang admin Rp. 600.000,- bs pemula gajinya Rp. 600.000,-

17. Cahaya Governess (Islamic Nanny) Kota Wisata Cibubur Telp. 021-7900900 HP.081317126169
18. Yayasan Borobudur, Cibubur  Telp.021-87920652
19. Yayasan Cinta Ananda, Kelapa Gading, Jakarta Timur. Telp. 021-4504146
BS nya banyak untuk TKW tapi juga menyediakan untuk kerja lokal.  Banyak menyediakan infal (yang dikasih BS2 yang tunggu tanggal berangkat TKW). Cukup OK kwalitas BS nya (Sharing dari Riana) x20
20 Yayasan Tiara Bungur, No. Telp. 021-4200636 (informasi dari Linda Iskandar)

 

 

Jakarta Utara

1.

LPK Citra Bunda, Jl. Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara,  cp. Indri / Yanti / Nia, Telp : 45842218 - 9, 45846039
(Mahal sekali administrasinya, & gaji BS-nya)

2.

LPK Setia, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Telp : 4502256

3.

Sr. Sari Dewi, Kelapa Gading, Jakarta Utara, cp. Sr. Sari Dewi, Telp : 4527919

4. Yayasan Kasih Abadi, Jl.sumagung III, Blok G 3 , No.1, Kelapa Gading, Jakarta Utara.  Telp. 021-4524174
(Jangan sekali-kali ngambil BS dari sini deh, suster nya asal semua... aku ganti ampe 3 kali...infal... pertama org sakit....gak kuat lemes...ganti ke 2...kerjanya minta ampun....aku lg hamil anak 2 ...eh dia mandiin gak becus...anak ku main dia nyantai duduk di sofa... ampe pembantu ku yg bantu asuh... anak ku belum tidur...dia tidur duluan... ternyata, bu....dia bekas pegawai jaga toko kue...gila gak..???  jadi dia bukan suster.... ganti yg ke tiga..bukannya kerja urus anak ku...malah sibuk gosip...aku ngobrol ama suster lama ku...padahal dia udah tidur...eh ikutan nimbrung... anak ku main....bukannya ditemenin, gak konsen urus anakku...jadi aku bingung...ini suster apa bukan..??   Yayasan ini hanya mau cari duit buat infal aja... Sharing dari Bu Betty Halim (hayley1812).  Terimakasih atas sharingnya semoga informasinya bermanfaat buat ibu2 lainnya).

 

 

Jawa

1.

Bina Karier (x)/ Bhakti Siwi, Jogjakarta, cp. Ibu Wanti (x)/ Ibu Asmoro, Yani, Telp : 0274-382321, 0274-382321 (10.00-14.00)

2.

Bina Sejahtera, Jogjakarta, cp. Ibu Sri Rasyidi / Ibu Noni, Telp : 0274-585314, 413347

3.

Budi Asih, Jogjakarta, cp. Bpk. Budi, Telp : 0274-372681

4.

Dharma Bakti, Jl. Pramuka No. 89, Purwokerto, cp. Bpk. Koen, Telp. 0281-639466

5.

Djiwowaskito, Kantor Pusat, Jl. Perintis Kemerdekaan NO. 213, Karang Pucung Rw 01 No. 14-15, Purwokerto, cp. Ibu Ari / Ibu Ati, Telp : 0281-32920, 38620

6.

Ibu Ninda, Jogjakarta, cp. Ibu Ninda / Bpk. Aryo, Telp : 0274-523332

7.

Kusuma Mandiraja, Jawa Tengah, Telp : 0286-92636

8.

Puspa Rini, Kutoarjo, Jawa Tengah, cp. Bpk. Totok, Bpk. Marwoto, Telp: 0275-322780, 0275-22780

 

uang admin 250 rb, travel ke Jakarta 250 rb, BS baru lulus 550 rb, uang cuti 50 rb untuk 2 hari. (terimakasih buat Bu Anastasia yang sudah menambahkan data ini)

9.

Tunas Mulya, Jogjakarta, Telp : 0274-797175, Ibu Maya

10.

Abdi Nusantara (Rate4/1), Magelang, Jawa Timur, cp. Bpk. Parman, Telp : 0293-335246, 0293-5554611
B. Adm = 400 rb. Gj = 700 rb (pengalaman 3 th). Cuti = 10% gaji per 2 hari. Ongkos travel = 200 rb (Sharing dari Bu Murniaty)

11.

Bina Asih, Magelang, Jawa Timur, cp. Ibu Istiqomah / Ibu Ati, Telp : 0293-782665, 782435, 0293-86865, 0293-86035

12.

Bpk. Effendi, Jl. Manukan Adi XII A/7 Surabaya, Jawa Timur, cp. Bpk. Effendi, Telp : 031-7412161

13.

Ibu Sunarti (Rate 4/4), Ponorogo, Jawa Timur, cp. Ibu Sunarti, Telp : 0352-484387

14.

Karang Menjangan, Karang Menjangan, Surabaya, Jawa Timur, Telp. 031-5016884

15.

Ngagel, Jl. Raya Ngagel Gg. Upah Jiwa No.4A, Surabaya, Jawa Timur, Telp : 031-5660877

16.

Ridho, Jl. Sumatera No. 4 Ponorogo, Jawa Timur, cp. Ibu Siti / Ibu Ning / Ibu Yanti, Telp : 0352-481522

17.

RS. Millenia, Karang Menjangan 112 Surabaya, Jawa Timur, Telp : 031-5032854, 031-5016884

18.

Nur Kunifah, cempolreji IV No.31 Semarang, Telp.024-70320028, 081542518883

19.

Kartini, Jl. Ciliwung 86 Surabaya. Telp.031-5632180

20.

LKK, Jl. Johar Surabaya, Telp. 031-3538757, 3570929

21.

Suster Berlin, Bandung, Telp. 022-2041720

22.

Ayah Bunda, Bandung, cp. Ibu Roro Rahmawati Telp. 08151641634 (kiriman roro rahmawati <roro_prod@yahoo.co.id>

23.

Puspa Rini, Purworejo, Telp. 0275-22780

24.

LPK HARAPAN IBU, Ds. Karangasem RT 03 ; RW 02, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang (Belakang Balai Desa Karangasem), Sebelah Timur Kantor Polisi Petarukan, Jawa Tengah.
Telp. : 0888 260 3150 / 0817 959 3069. CP. : Ibu Tuti Rahayu.

BS bisa diantar sampai ke rumah calon majikan, biaya transport ditanggung calon majikan.

25.

Daarut Tauhid, Bandung Telp.022-2021902
26. Yayasan Bunda Kasih, Jl. Hayam Wuruk No. 8 Temanggung, Telpon: 0293-5509577
   

 

 

Kalimantan

1.

Ibu Titi, di Jl. Gunung Polisi, - balikpapan hp : 08115402271
(gaji bs nya 750-850, uang administrasi 750 rb, tapi susternya asal, minta gaji gede tapi kerjanya gak profesional, mulutnya mulut pembantu, gosip aja...)

 

 

Bogor

1.

Yayasan Purnama Jaya, Muara Cibeureum-Bogor, Telp. 0251-380367

 

 

Unknown

1.

Bhakti Indonesia, Telp : 9134993, 0818113162

2.

Immanuel, Telp : 9249884

 

 

 

 

KOMENTAR (COMMENT), SHARE PENGALAMAN:

1.

Mon, 9 Jul 2007 07:11:37 -0700

Dear Anita,

Saya mau share pengalaman saya mengambil pembantu di Yayasan Hiba Profesional telpon 98219941&9177929, di list anda ada yg namanya Hiba Agency no telponnya hampir mirip saya tidak tau itu agency yang sama atau bukan,website: http://www.babysitterprofesional.com. Yayasan meyakinkan saya karena ada memakai ikatan kontrak kerja dan masa garansi selama 1 tahun, biaya adm Rp 500.000. Mereka juga mengatakan BS di sana sudah sekolah khusus BS selama 1 thn&berpengalaman mengurus anak.Ternyata semua yang di dalam kontrak itu bohong semua. BS yang saya ambil berasal dari jawa barat, baru kerja 2 minggu sudah minta pulang, alasannya dari hiba agency menjanjikan pekerjaan sebagai perawat di rumah sakit bukan sebagai BS, dia kerja di tempat saya cuma sementara buat praktek pra-kerja. Terus terang kondisi dia itu sama sekali tidak memenuhi syarat sebagai BS, hari pertama kerja baru kecium ternyata dia ada bau badan, rambut juga berkutu. Semua urusan yg berhubungan dengan anak dia tidak bisa kerjakan. Padahal anak saya umurnya 2 tahun, harusnya urusannya cuma memandikan,suapin makan,bikin susu dan temenin main doang. Itu semua dikerjakan dengan tidak becus, bahkan sudah diajarin, di hari berikutnya masih tidak bisa. Kalau mau dibilang pembantu saya masih jauh lebih baik dari dia.Waktu minta pengganti dari agency, mereka hanya menjawab "Tidak ada orang". Sudah 1 bulan saya masih tidak punya pengganti. Hati-hati dengan yayasan ini, karena brosur-nya benar-benar seperti yayasan profesional,padahal semuanya bohong. Semoga pengalaman saya bisa berguna.

Regards,
Yani


Komentar:
Terimakasih atas sharingnya yang amat berguna.
Salam,
Anita
 

2.

Dear Anita,
(Terimakasih buat Ibu Theresia Linda Setyanugraha yang telah mengirimkan pengalamannya)

Aku sedang cari baby sitter, karena baby sitterku (ada 2) yang satu (Dewi, Pemalang) bapaknya meninggal, dia pulang kampung seminggu. Kemudian minta pulang lagi untuk 40 hari-an, janji 4 hari seminggu belum balik, aku coba telp ke kampung minta 1 minggu lagi. Setelah 1 minggu, ga balik-balik, sudah ditelponin bolak balik, akhirnya dia ga mau terima telpon juga ga balik lagi. Sedangkan BS yg satu lagi (Supiah, Lampung) maksa mau ambil cuti bulanannya, cuti 2 hari akhirnya mulur jadi 1 minggu dengan alasan kerabat (Kakeknya) meninggal. Ceritanya panjang deh, pokoknya belum setahun kerja cutinya sudah berkali2, lama pula 7-10 hari. Ke 2 BS itu aku ambil dari Yayasan Karunia Bunda, Telp 4514023, 70750092, Ibu Anna/ Yeni, janji mau kasih ganti tapi banyak sekali alasannya hingga sudah mau sebulan masih belum ada ganti juga, belum lagi setiap kali kita tanyain, suaranya sudah mulai judes, aku ini udah kaya pengemis, begging BS ke dia. Yg pasti kesal banget, maksud hati pakai 2 BS supaya bisa kerja dengan tenang, eh, malah ga bisa kerja sama sekali.

Yayasan lain, rekomendasi dari teman sedang kosong, jadi aku coba searching dapat list ini, aku juga udah coba telponin banyak yayasan di list ini ternyata banyak yang sudah berubah. Jadi aku mau kasih masukkan aja, semoga bisa membantu.

Terus terang, yayasan baby sitter kebanyakan komersil, walaupun memang tidak semua begitu. Biasanya bila sudah terima uang adm dari kita bila ada masalah suka angkat tangan, atau mereka memberi alasan sedang kosong.  Setiap tahun uang thr, bonus abis hanya untuk bayar gaji & thr para BS & pembantu mudik, belum infal & adm lagi karena setelah lebaran ga balik lagi, walau di depan kita bilang balik. Oleh karena itu, saya ingatkan para wanita, harus lebih hati-hati & kritis dalam mengambil pembantu atau Baby sitter di yayasan.  Kalau diperhatikan trend-nya sekarang baby sitter lebih suka keluarga yg suami istri kerja, tinggal anaknya aja di rumah sehingga mereka lebih santai, bebas. Juga ada yg sukanya dapat keluarga kaya raya, yg ibu-nya ga ngerti apa-apa soal urus anak, setiap tahun jalan-jalan ke luar negri ikut.  Tapi memang tidak semua begitu.

Begitulah keluh kesahku.

Rgds,
Linda
 

Komentar:
Sayapun pernah mengalami hal seperti Ibu Linda ini, anda tidak sendirian, memang yayasan baby sitter kebanyakan komersil, walaupun memang tidak semua begitu.  Biasanya bila sudah terima uang adm dari kita bila ada masalah suka angkat tangan, atau mereka memberi alasan sedang kosong.  Kalau kita enggak cocok sama Baby Sitter nya, fihak yayasan sering janji mau kasih ganti tapi banyak sekali alasannya hingga sudah mau sebulan masih belum ada ganti juga, belum lagi setiap kali kita tanyain, suaranya sudah mulai judes, kita seolah-olah seperti pengemis itulah yang saya alami dengan Yayasan Budi Siwi Pamulang dan Yayasan Agape Ciputat, Yayasan Ibu Hadi Depok, dan Yayasan Melati Depok.

Salam,
Anita
 

3.

Dear Anita,
(Terimakasih buat Ibu Elmira Pirianti yang telah mengirimkan pengalamannya, saya terima 3 April 2007)

Saya ingin sedikit curhat dan menambahkan comment untuk list yayasan baby sitter yang ada. 
Yaitu untuk Yayasan Bina Karier, Jogjakarta 0274-382321.  Saya pernah mengambil baby sitter di yayasan ini dan saat ini namanya sudah bukan Bina Karier tapi Bhakti Siwi, dan pemilik yayasannya adalah Ibu Asmoro yang dioperasikan beserta anaknya Yani. Nomor telponnya sama.

Ibu yayasannya tidak mau memperhatikan masukkan yang kita sampaikan tentang si anak, tapi cenderung mengikuti saja yang disampaikan oleh susternya. Babysitter yang dikirimkan kepada kami bernama Pardjiem lahir 20 Februari 1976.

Padahal waktu pertama memesan sudah kami katakan bahwa kami tidak ingin babysitter yang sudah berumur, karena ditakutkan sudah membawa dari yogya ke jakarta hanya sebentar kemudian akan menikah. Tetapi malah yang dikirimkan babysitter dengan usia 31 tahun.

Pada saat konfirmasi ternyata beliau tidak melakukan pengecekan dengan KTP si suster tersebut.  Yang lebih ajaib lagi babysitter bernama pardjiem ini sangat berani dalam menjawab permintaan tolong yang kita ajukan padanya dengan mata yang melotot dan wajah yang sangat angkuh seolah-olah tidak mau di"perintah" sama sekali karena dia sudah mengerti apa yang harus dilakukan yang pada kenyataannya itu hanya omongan kosong.

Komplain juga diajukan olehnya karena kondisi dirumah kami yang meletakkan lokasi jemuran dilantai 2 sehingga iya harus naik turun.  Padahal yang kita instruksikan padanya adalah seharusnya sudah menjadi pekerjaan baby sitter tanpa harus dikomando.

Tetapi belakangan kita ketahui bahwa dibalik kata-katanya yang selalu mengatakan bahwa dirinya sudah berpengalaman dan pintar ternyata sangat berkebalikan dan licik.  Karena dia bisa memutar balikkan kondisi yang terjadi di rumah kami kepada ibu yayasannya.

Suster penggantinya pun sangat lama dan cenderung tidak ada.  Saya tidak ingin pengalaman ini dialami oleh ibu-ibu lain.  Jika pun terpaksa mengambil di yayasan ini jangan sampai mengambil babysitter yang bernama Pardjiem.

Hanya 6 hari ia berada dirumah kami sudah bagaikan neraka.  Terima kasih atas waktu, perhatian dan kesempatan yang diberikan.


Best Regards,
-Elmira Pirianti-
 

Komentar:
Sayapun pernah mengalami hal seperti Ibu Mira ini, setelah saya tanyakan ke baby sitternya ternyata dia adalah pembantu yang diberi baju baby sitter oleh yayasan penyalurnya.  Entah mengapa umumnya baby sitter yang disalurkan oleh yayasan yang ada tidak memiliki ijazah lulus ujian P&K sehingga posisi konsumen benar2 lemah dalam hal ini.  Semoga fihak aparat terkait seperti DEPNAKER atau Yayasan Konsumen atau Yayasan Perlindungan Anak2 memperhatikan hal seperti ini karena sudah banyak ibu2 terutama yang bekerja diluar rumah yang menjadi korban akibat malpraktek seperti ini, dan ujung2nya tentu saja korbannya adalah anak2 balita nya.

 

4.

Mbak Anita,

(Terimakasih buat Ruth Amalia yang telah mengirimkan pengalamannya, saya terima 3 April 2007)

 

Saya ingin menyampaikan pengalaman saya mengambil BS di Yayasan Asisi.  Secara Manajemen Yayasan memang saya mengacungi jempol utk Yayasan Asisi utk Materi Pengajaran dan Tata Tertib, tetapi tetap saja dari sisi kepribadian BS nya tdk menjamin dan sangat tergantung pribadi masing - masing.

Saya pernah mengambil BS bernama Wartini (Tini).  Saya sdh mewawancarainya panjang lebar termasuk soal apakah dia sayang anak atau tidak.  Hari pertama dia bekerja saya sdh cukup terganggu dgn fisiknya yg sangat bau.  (Baby Sitter gitu lho)  Lalu pd saat pertama kali memandikan anak saya yg waktu itu berumur +1 tahun, dia terlihat sgt tdk terampil dan tdk disabuni.  Saya sempat tanya kenapa dia tdk menyabuni anak saya, apakah diajarkan demikian olh yayasan (krn saya tau ada tipe orang yg tdk mau menggunakan sabun).  Dan ketidakterampilannya itu membuat saya heran apalagi dia sdh berpengalaman sbg BS selama 1 tahun.

Blm sampai 1 minggu dia minta balik ke Yayasan dgn alasan kesepian.  Memang di rumah saya tdk ada PRT, tetapi dia tdk pernah saya suruh mengerjakan tugas RT.  Dan anak saya itu tipenya lincah dan rame banget.  So kalau dia memang sayang anak, saya yakin dia tdk akan merasa kesepian.

 Tdk sampai 1 minggu, dia saya kembalikan ke Asisi.  Tetapi karena regulasi di Asisi selama masa percobaan tdk ada penggantian BS, maka saya tdk mendapatkan penggantinya dan saya tdk ambil yg baru dari Asisi.

 

Intinya sebagus - bagusnya Yayasan tetap saja tdk ada jaminan utk kualitas dan kepribadian manusianya.

 

Demikian sharing saya.  Terima kasih.

Regards,

Amalia
 

Komentar:
Sebenarnya antara Yayasan dan BS nya ada keterkaitan erat sekali, karena setiap bulan BS kan dipotong uang administrasi oleh yayasan penyalurnya.  Uang ini gunanya buat biaya konsultasi BS kepada fihak yayasan atau untuk uang menginap dan makan kalau bs ybs cuti ke yayasan dsb.  Nah jika melihat kasus Ibu Amalia, saya berpendapat begini, coba beri kesempatan BS tersebut untuk konsul dulu ke yayasan dan mengenai penyakit BB nya coba beri obat BB yang murah ada koq, saya juga dulu pernah punya bs yang mempunyai masalah dengan bau badannya nya.  Mengenai jika dirumah tidak ada prt (walaupun bs tidak pernah diberi tugas prt) memang agak berat, biasanya bs bekerja bersama dengan prt karena biar bagaimana rumah kan harus ada yang membersihkan yang mana hal ini tidak termasuk tugas seorang bs dan juga untuk makan bs nya kan perlu ada yang memasak.
Memang ada balita yang tidak boleh diberi sabun mandi biasa, contohnya anak saya, dia harus selalu diberi sabun mandi cair khusus untuk kulit sebab kalau tidak maka badan balita tersebut akan muncul biang keringat.
Yang tau kualitas atau kepribadian seorang BS adalah fihak yayasan, karena mereka punya record setiap BS nya, nah tinggal kita menjelaskan ke fihak yayasan kita mempunyai sifat bagaimana dan apa kebiasaan kita dan anak kita, nah nanti fihak Yayasan akan mencarikan BS yang cocok dengan kondisi kita.
Memang ada tenggang waktu penyesuaian antara BS dengan kita sebagai konsumen, sebab BS yang secanggih apapun tidak bisa cocok untuk semua kondisi rumahtangga, BS A cocok untuk rumahtangga A tapi belum tentu cocok untuk rumahtangga B.  Nah itu tadi makanya diperlukan waktu penyesuaian.
Sebaiknya, agar kita tak begitu berharap banyak kepada seorang BS dikarenakan sudah membayar gajinya yang cukup besar, ambillah BS pemula saja yang gajinya hanya Rp. 50.000 lebih banyak dari seorang PRT mahir sehingga walaupun kerjanya tak sesuai dengan keinginan kita maka kita akan memakluminya dan akan dengan sabar mengajarinya.

Terimakasih atas sharingnya.

Salam,
Anita

 

5.

Dear Anita,

Saya mau share ttg BS saya. Saya Dewi dari Kalimantan. Saya ambil dari Yayasan di Surabaya. BS nya kerjanya bagus, tp saya ga tahan dgn suaminya yang suka nelpon (pernah telp kerumah jam 23.30). Saya yang angkat telp, ga sopan. Skg kontrak belum selesai (5 bulan), dia minta berhenti secara mendadak. Dgn alasan diminta suami berhenti. (Jgn mau BS yang sudah berkeluarga. REPOT)......Dalam waktu 2 minggu saya harus cari BS pengganti. Saya telp yayasan, yayasan kasih saya harga sangat mahal dan datangnya juga diundur oleh pihak yayasan. Skg dalam waktu 3 hari sebelum BS lama plg kampung, anak saya (bayi 8 bulan) harus beradaptasi dg BS baru hanya dalam waktu 3 hari???????????? Pusing saya, gara2 waktu pengiriman BS selalu diundur.

Thanks buat waktunya, begini pengalaman saya ttg BS saya.
BS bagus, suami yang neror...........

Rgds,
Dewi
 

Komentar:
Terimakasih buat Dewi di Kalimantan buat sharingnya, saya terima tanggal 4 April 2007.
Saya belum punya pengalaman memakai Babysitter yang sudah menikah.  Tapi saya punya pengalaman memakai PRT (pembantu rumahtangga) yang telah menikah, memang cukup merepotkan.  Yah.... kita maklumlah siapa sih suami yang kuat ditinggal isteri lebih dari tiga hari hehehehe jarang deh yang kuat.  Dan jika sudah punya anak, juga amat merepotkan karena BS atau PRT akan selalu teringat pada anaknya dan biasanya mereka tak bisa tahan lama bekerja.  Dan satu lagi yang merepotkan jika BS atau PRT punya pacar, wah....... bawaannnya biasanya mereka ingin cuti terus dan konsentrasi ke pekerjaan juga terganggu karena sering ditelpon atau menelpon, juga merepotkan.  Jadi saran saya memang pakailah BS atau PRT yang belum menikah dan lebih baik lagi kalau belum punya pacar

 

6.

Dear Anita,
 

Terima kasih ya untuk list Yayasan BS-nya.  Selama ini saya mencari suster lewat iklan di tabloid Nova.
Saya boleh update list-nya ya..

 

Setelah berusaha selama 9 tahun, akhirnya saya bisa hamil lewat program bayi tabung.  Sekarang anak saya sudah berusia 2 tahun.  Dalam jangka waktu 2 tahun itu saya 2 kali punya BS.  Sekarang saya sedang memakai jasa BS yang ke-3.

Waktu anak saya 2 bulan, saya berburu BS di Yayasan Bu Hadi di Jalan Kartini, Depok.  Sesuai dengan yang disampaikan di list-nya Anita, menurut saya Yysn itu sudah komersial dan sembarangan.  Waktu kita telepon menanyakan apakah ada BS yang sudah pengalaman lebih dari 5 tahun untuk bayi, mereka bilang ada, tapi waktu kita datang kesana.. ya ampun..., mungkin ada sekitar 10 BS disuruh keluar semua, terus saya disuruh bertanya langsung ke mereka, sedangkan petugasnya (seperti customer service) kemudian dengan cueknya sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri.  Yang membuat saya kecewa adalah BS yang dikeluarkan adalah BS yang diluar permintaan saya semua ada yang baru lulus, ada yang masih muda banget, ada yang ngelamun, ada yang cuek..wah pokoknya kecewa banget deh dengan cara mereka melayani customer..bisa kita perkirakan kan bagaimana nantinya cara mereka menangani complaint.?

 

Akhirnya saya datang ke Yayasan Al Azhar Choir wah disini Yysn. nya kecil dan sederhana, tapi mereka melayani kita dengan baik.  Dari Yayasan ini saya dapat BS yang pengalaman 7 tahun untuk bayi.  BS saya ini memang hanya lulusan SMP, tapi dia sangat cerdas, sopan, bersih, rapi nyaris perfect deh. Selain dia hobi membaca, dia juga mudah bergaul.  Kita  saling belajar banyak.Sayang dia hanya bisa bekerja dengan saya kurang lebih 1,5 tahun.  Selesai lebaran dia dilarang suaminya kembali kerja di Jakarta.  Sampai sekarang kita masih saling kontak lewat SMS.

 

Nah BS kedua saya ambil dari Yayasan Bu Ribka di Pejaten (ada juga di list-nya Anita).  Kualitas BS yang saya ambil masih dibawah BS saya yang pertama, tapi standar gaji dari Yysn-nya tinggi banget. BS dan Yysn. bilang ke kita kalau BS akan menikah 1,5 tahun lagi.  Ternyata baru 5 bulan BS-nya pamit mau menikah, tapi dia nawar supaya masih bisa kerja di tempat saya.  Saya kecewa sekali, karena pada saat saya mau memulai program bayi tabung anak kedua, dia merubah perjanjian dengan se-enaknya.  Akhirnya saya ultimatum.. kalau mau menikah silakan saja, kita tidak menghalangi, tapi berarti tidak bisa bekerja lagi dengan kita karena saya harus berhemat cuti.  Waktu kita lapor ke Yysn. minta BS pengganti katanya ada.. tapi waktu kita konfirmasi untuk melihat orangnya, ternyata BS itu sudah ditawarkan ke orang lain, dan kita dikasih satu orang BS yang tidak sesuai dengan kriteria kita.   Akhirnya kita berburu BS melalui list-nya Anita sambil menunggu siapa tau ada BS yang cocok dari Yysn. Bu Ribka.  Waktu kita tanya lagi, ternyata kita dianggap sudah melebih kontrak 6 bulan, jadi kita dikenakan biaya pengambilan BS baru lagi. jelas kita marah.  Selain BS mereka baru bekerja dengan kita selama 5 bulan, mereka juga mengulur waktu supaya BS pengganti ada setelah jangka waktu 6 bulan.  Saya jadi berpikiran bahwa Yysn. itu lebih mementingkan uang daripada service. lebih penting dapat uang pengambilan dari customer baru, daripada bertanggung jawab pada customer lama yang telah dirugikan oleh BS Yysn.-nya.  Meskipun akhirnya Bu Ribka minta maaf, tapi kita sudah terlanjur punya pengalaman yang tidak menyenangkan dari Yysn. itu.
 

Saat ini saya menggunakan 2 BS untuk membiasakan anak saya dari BS yang lama ke BS yang baru.  Saya ambil BS yang baru dari Yysn. di Ciganjur..Mudah-mudahan cocok.  Nanti saya update datanya Anita lagi.
 

Sekali lagi, terima kasih ya, Anita.
 

Dewi Mitasari
 

Komentar:
Terimakasih buat Dewi Mitasari atas sharingnya yang saya terima tanggal 2 Mei 2007.
Saya punya pengalaman yang persis sama dengan Dewi terhadap Yayasan Ibu Hadi Depok, maka bagi teman2 hati2lah kalau mengambil baby sitter atau pembantu dari yayasan ini.  Yang paling menyebalkan dari yayasn ini adalah adanya keinginan dari fihak yayasan untuk meminta gaji diatas yang diminta oleh bs atau pembantu ybs (benar2 aneh deh) dan ini terjadi di hadapan kita.  Jadi fihak yayasan tersebut cenderung ingin meminta gaji bs atau pembantunya lebih besar dari seharusnya, dengan kata lain besaran gaji yang dimintakan tidak berdasarkan pengalaman atau keahlian bs atau pembantu ybs.

 

7.

Info dari Rini Cendika, 11 Juli 2007

Saya pernah pakai Yayasan Teratai (ex depok, sekarang di cibubur jl mesjid bulak telp. 683 21099). waktu anak pertama, babysitter saya bertahan sampai 7 bulan (akhirnya dia minta berhenti). bagus babysitternya, santun, saya dulu percaya. tapi begitu anak kedua, saya pake yayasan tsb, pengurusnya ganti dan enggak berpendidikan gitu kayaknya (bisa marah2 balik, dan tutup telpon dari saya). kacau deh pokoknya. Sampai suami saya yang ngomong sama dia, baru dia nurut, dan bersedia mengembalikan uang administrasi.
BS yang bagus tersebut namanya Warni umurnya mungkin sekarang 19 th, dari Purworejo nomor hp-nya 0813 835 74180.
 

Komentar:
Terimakasihas info nya semoga bermanfaat bagi ibu2 yang sedang mencari bs.

 

8.

Yayasan Kasih Bunda illegal & bermasalah !!!! ( berkedok Toko Service AC & barang2 electronic lainnya )

Dear all,
 
Saya hanya ingin sharing disini peristiwa yg kurang mengenakan disini supaya para netters yg lain tidak mengalami masalah yg saya alami.
 
Tgl 14 sept 2006, saya mengambil baby sitter balita (anak saya umur 1,7 thn ) a/n Nur & pengelola yayasan tsb bernama Chairina / wanita ( Jl. Lebak Bulus Raya no 9, RT 08 / RW 02 Jaksel 12440 ) Telp. 7659450 / 75911576 ) dg ADM 400ribu & gaji suster awalnya 700.000 lalu setelah dinegosiasikan 3 bln pertama 600ribu ( excl cuti 30ribu / hari & seragam 80ribu / 3 bln ) dg perjanjian lebaran tidak pulang.
 
Awalnya saya percaya bhw baby sitter tsb mempunyai ketrampilan sesuai dg pekerjaannya. Sambil berjalannya waktu ternyata Nur tidak mempunyai kemampuan sbg baby sitter & sangat lambat sehingga terpaksa saya mencari pembantu untuk membantu pekerjaan babysitter ( spt, masak, beresin kamar mandi & tidur anak, beresin bekas makanan anak ) & fisiknya sakit2an (batuk terus2an ) entah bener / enggak karena saya melihat ada yg ganjil dari sakitnya tsb spt kesannya dibuat2.
 
Rumah saya cuma 112m2 & mempunyai pembantu 2 & 1 baby sitter, praktisnya ke 2 pembantu saya pun membantu pekerjaan nur. Saya sudah mulai curiga ada kerjasama dg yayasan ketika nur mengadu tidak diberi makan oleh pembantu saya & melapor ke yayasan tsb sehingga yayasan tsb menegur dg kata2 yg tajam & disuruh balikin orangnya serta ADM dikembalikan padahal setiap hari pembantu saya selalu masak yg sama baik utk majikan / pembantu / suster, bahkan hampir setiap sabtu & minggu suster & pembantu selalu saya belikan makanan dari luar supaya tidak bosan, itu belum termasuk dalam sehari-harinya sering dibelikan jajanan spt bakso, siomay, kue, soto, dll. 
 
Sebenarnya saya rada aneh juga ada yayasan dg gampangnya balikin ADM, tapi setelah saya hitung2 lagi hasil inval akan jauh lebih besar dari uang ADM & gaji biasa.  ketika saya tegur pembantu utk mengkonfirmasikan ke yayasan & langsung bicara dg nur juga disitu nur bilang bhw ternyata dia tidak pernah bicara spt itu ke yayasan, bahkan setelah kita tegaskan dg nur, dikatakan bhw nur mau ditarik jadi suster inval & sms2 an dg yayasan terus.
 
Karena saya enggak mau balikin dulu menunggu setelah lebaran lewat, maka nur mulai berulah dg sakit2an ( batuk2, muntah tp ludah ) selain pekerjaan dibantu 2 pembantu kebetulan 1 pembantu bisa masak, anak saya ga kerawat sampai di anusnya ( maaf ) ada keluar jamur seperti kutil/daging tumbuh sekitar 7 biji, anak saya cuma dikasih makan nasi putih, mencret2 karena peralatan makan enggak bersih cuci & sterilnya, seharian pernah enggak dikasih makan cuma muffin secuil sdgkan susu pun enggak ditambahin, buah pun harus diingetin, cara nyuapin anak pun dicekokin, badan anak saya bilur2 spt bekas cubitan, anak saya terlihat trauma & tidak mau makan dg nur shg istri saya harus yg nyuapin, dll
 
Istri saya bawa nur ke dokter & diagnosa dokter, bukan penyakit tp GIZI BURUK!! saya udah kasih obat dari resep dokter tp ternyata emang sengaja dia enggak mau makan cuma sedikit banget segitu pun pembantu saya udah bikinin bubur buat dia, terlalu manja & dibuat2!! sampe pernah saya ancam nur waktu makan di restauran kalo enggak dihabisin saya denda eh ternyata habis tuh 1 piring !!!
 
Emang penampilannya sudah persis kayak mayat hidup, saya jadi bingung aja dg yayasan tsb krn setelah dicek yayasan tsb enggak ada ijinnya & suster pun enggak ada sertifikatnya, alasannya ada di kampung, baru saya ketahui bhw sebelumnya dia kerja sbg pembantu di Bona & pondok indah ( bener / boong pun juga enggak tau ) tapi krn ngurus anak umur +/- 4 - 5 thn makanya berani claim baby sitter.
 
Tgl 27 okt 2006, baby sitter kabur dg mencuri beberapa pakaian anak & istri saya lalu saya komplen keras ke yayasan, tau apa jawabannya ? "kan saya udah bilang bu kalau enggak cocok dibalikin aja" wkt itu... tapi krn istri saya dengar tau mrk sekongkol maka istri saya tahan sampe setelah lebaran, saya ancam dia kalo rnggak hari ini enggak diganti orangnya saya akan urus ini ke polisi sbg yayasan ilegal & baby sitter palsu krn membuat kerugian terutama dg anak saya...tdnya dia blg enggak ada tapi setelah dengar ancaman saya baru dia bilang ada penggantinya jam 4 sore, sktr 1/2 5 sore istri saya bel balik untuk tanya orangnya ternyata beda lagi jawabannya untuk membiaskan masalah yg sebenarnya dg bilang " gaji nur koq belum dibayar..." saya bilang gimana saya mau bayar orangnya juga kabur enggak jelas dg beberapa masalah serius yg bisa saya tuntut selain itu 2 minggu setelah masuk udah ribut mau pulang dg macam2 alasan yg ternyata mau diinfal yayasan, bagaimana mungkin saya bayar dulu gajinya sebelum jelas status penggantian... apakah ada jaminan saya bayar gajinya akan diganti org oleh yayasan?? saya pernah punya baby sitter sampai dibikinin rekening bank tapi tetap saja mentalnya rusak. waktu kerjapun relatif singkat, bagaimana mungkin disebut gaji enggak dibayar apalagi kalau kita sudah lihat i'tikad buruk dari pekerja & yayasan yg busuk... bahkan suami dari chairina tsb, memaki2 saya dg kata2 yg tidak pantas & mengundang saya datang ke tempatnya, emang dipikirnya saya goblok mau urusan dg cara preman seperti itu....saya akan usut & tuntut yayasan ini secara hukum krn yayasan ini enggak punya ijin & sebenarnya toko service electronik.
 
Saya pikir kita sbg konsumen juga perlu waspada dg yayasan busuk seperti ini, dimana gaji sudah dibayar pun tetap saja susah minta gantinya malahan kita dobel rugi,  selain sudah baayr ADM & tidak ada penggantian ditambah suster pun kabur / pulang seeenak jidat dg macam2 alasan yg dibuat bahkan bisa didukunng oleh yayasan untuk tambah duit ADM dari beberapa konsumennya.
 
1 hal yg saya perhatikan adalah suster / pembantu punya hp tidak akan membuat kerjaan jadi tambah bener tapi kasih peluang utk berbuat enggak bener termasuk dg yayasannya meskipun aturan yayasan dikatakan majikan boleh melarang pekerjanya menggunakan hp tapi pada prakteknya aturan tsb enggak bener2 dijalankan.
 
Demikian sharing saya semoga bermanfaat utk netters yg lain.
 
Regards,
Roy
 

Komentar:
Terimakasih buat Bapak Roy atas sharingnya yang saya terima tanggal 19 Juli 2007.

Sayapun pernah mengalami hal serupa dengan pengalaman Bapak, memang sedih sekali karena anak saya pun punya bilur2 di tubuhnya sehingga sempat trauma jika lihat suster dengan seragam putihnya.

Sayapun pernah punya suster yang tidak bisa apa2pun.
Memang susah juga karena kebanyakan yayasan babysitter tidak mau memperlihatkan ijazah anak asuhannya dengan berbagai alasan.  Bahkan kebanyakan memang para bs tersebut belum pernah ikut ujian negara babysitter.

Jadi menurut saya sebaiknya jika ada apa2 cepat komunikasikan dengan yang empunya Yayasan, agara anak asuhannya dinasehati dan jangan lupa juga minta nasehat pada mereka bagaimana cara kita buat menghadapi babysitter asuhan yayasan tersebut.

Setelah berganti-ganti babysitter dengan berbagai yayasan, setelah 4 tahun barulah saya mendapat babysitter yang baik (inipun tidak punya sertifikat babysitter lho, hanya saja dia luluasan SMP)
 

9.

Fri, 3 Aug 2007 01:26:07 -0700

Dear Anita,

 

aku mau ikut menanggapi cerita pak roy tentang BS yg diambil nya dari Yayasan Kasih Bunda, lebak bulus. Tahun kemarin mungkin sekitar akhir januari 2006 aku juga pernah ambil BS dr yayasan tersebut, yg pertama namanya Sri, begitu sampai di rumah ternyata ga bisa kerja bahkan cuci botolpun ga bisa (cairan mama lime ditaruh dlm botol trs disikat tanpa diberi air lg, gmn mau bersih?) terus pel lantai pakai molto (ktnya kl pake cairan utk pel ga wangi) & jam 7 malam sudah masuk kamar ga keluar lg (ternyata sdh tidur), kalo dipanggil/bicara sll teriak2 spt org tdk py behavior. Setelah kutanya lbh lanjut ternyata sebelumnya dia bekerja sebagai penjaga toko pakaian di mangga dua, pantes aja kl bicara ga bisa halus krn disana mungkin sdh biasa berteriak2. Setelah 2 hari kulihat dia ga mampu untuk mengikuti aturan & cara kerjaku akhirnya kukembalikan & kebetulan saat itu ada 1 BS disana yg kemudian kuambil utk menggantikan sri tersebut. Begitu sampai yayasan dia nyelonong aja keluar dr mobilku tanpa bicara sepatah ktpun yg kmdn meghilang masuk ke dalam rumah!

 

Nah BS pengganti ini namanya Mey kl ga salah asal purwokerto, sebenernya lumayan ok walaupun anaknya pendiam & cenderung lamban, semua barang (baby toffel, lemari pakaian, meja susu, boks dll) sll dibersihkan dg teliti. Memang suka melakukan sesuatu yg kadang2 bikin aku kesal juga, contohnya waktu dia pilek & kusuruh pakai masker krn takut menular ke anakku eh susahnya minta ampun sampe aku mesti bicara berkali2.  Yg terjadi kemudian aku punya pembantu baru yg sptnya mrk ber2 mmg ga begitu cocok (sampai tidur terpisah), & setauku jg mantan majikan mey yg lama msh suka mencari dia. Akhirnya sekitar bulan agustus 2006 dia pamit cuti 1 hari ktnya mau ke tempat kerja kakaknya, tentu sj kuijinkan krn dia mmg tdk pernah ambil cutinya. Eh ternyata ditunggu sampai 5 hari dia ga balik lg, call aku ktnya ibunya dikampung melahirkan lg & dia mesti bantu urus adiknya. Awalnya aku percaya saja tp ternyata stl dia kembali call aku via hp aku baru sadar ternyata dia bohong, msh ada di jakarta & mungkin sdh balik ke mantan majikannya. Dia minta gajinya ditransfer via BCA & bener2 bikin aku marah krn waktu itu sdh dekat puasa & lebaran yg tentu sj susah banget utk kembali cari BS yg mau kerja.

 

Akhirnya aku call ke ibu yayasan (ibu chairina & cerita ttg kejadian tsb) &  dia ga bisa kasih ganti krn mmg ga ada orang. Aku bilang ga mau tahu krn ini adalah tanggung jawab dia sbg pemilik yayasan. Akhirnya dia bilang kalo uang administrasi sebesar 400rb aku boleh ambil dr gaji milik BS tersebut & sisa gaji+cuti aku serahkan pihak yayasan biar mereka selesaikan sendiri krn aku sdh tdk mau ikut campur lg. Sampai saat ini aku masih suka berpikir siapa sebenarnya diantara 2 orang ini yg ga bener, karena bagaimanapun aku adalah orang yg paling dirugikan atas masalah ini.

 

Sekarang ini aku sudah memiliki BS lagi yg kuambil dari yayasan lain, tapi ternyata ga lbh baik dari yg lain. Sudah sejak lama akan kukembalikan tp yayasan sll mengatakan blm ada pengganti & aku disuruh tunggu setelah lebaran & kebetulan di rumahku saat ini jg blm ada pembantu lg stl yg lama pulang kampung krn ibunya jatuh & mengalami stroke. Pusing deccchhhhhh..........

2 bulan stl aku ambil BS baru ( 8 nov 2006 ) aku sdh melihat gelagat dia kerja ga bagus, selain pelupa banget jg bau badan & mulutnya minta ampun, beberapa kali minta ganti sll tidak ada, pernah aku mau diberi BS pengganti yg sdh penglm 5 th tp sdh 2 th tidak kerja krn plg kampung & tentu saja aku g Mu krn sama saja spt ajarin BS baru  & 1 lg BS yg tdk sesuai dg kriteriaku, habis itu tidak pernah ada BS pengganti yg akhirnya ibu yayasan blg akan diganti stl hbs lebaran krn ktnya akan byk pilihan.

Bayangkan saja untuk semua jadwal yg sdh aku kasi ke BS tsb spt cuci steamer+rak makan anakku++ganti sprei 1x semingg, ganti handuk mandi 2hr 1x, beres2 kamar  & mainan anak sampai hal2 kecil lainnya sll LUPA!!!!!! Selain itu pembohong & suka ngebantah apa yg kukatakan, aku tdk pernah menuduh kl tdk ada bukti pastinya. Jendela kamar anakku kotor bgt (sptnya dah sebln lbh ga pernha dibersihkan) tp masih ngotot kl dia lap setiap hari sampai lama akhirnya dia ngaku kl tangannya ga sampai ke atas, stl kutanya lg knp yg lain bisa bersih ktnya pakai bangku, wkt kuty lg knp utk jendela yg kotor ini ga sampai, ktnya kl bersihkan jendela ini pake bangku pendek! Sampai emosi jiwa aku dibuatnya dg kebohongan & jawaban yg berbelit2 yg akhrinya  stl kudesak ngaku juga. Contoh lain lh adl wkt aku bw mobil & dia duduk ber2 anakku disebelahku, bisa2nya dia tidur & kejadian ini sering bgt sampe kmr aku dah ga sabar lg & kutepuk bahunya sampai dia kaget & kubilang "hei, jangan tidur kalo jaga anak" eh dia lgs jawab ENGGGAAAAKKKK.......... pokoknya aku dah ga percaya bgt ama BS 1 ini! Semua pekerjaan yg ga beres selalu dijawab dg SUDAAHHHH atau ENGGAAAAKKKK, itulah BS ku yg bernama UMI, asal cilacap!

 

Kalo anita tanya kenapa aku masih mempertahankan BS ku ini jawabannya adalah krn terpaksa & kesal dg ibu yayasan! Terakhir kali aku sdh tdk tahan lagi krn kerja yg ga becus & jawaban yg plintat plintut asal buka mulut saja, kutelp yayasan & blg akan kukembalikan hari itu dg kutahan uang sebesar 400rb (adm) dr gaji BS sbg jaminan bahwa yayasan akan memberikan aku BS pengganti stl lebaran nanti & kutanya kenapa waktu BS cuti 2 hr utk mengikuti ujian ibu yayasan tdk memberi peringatan ttg cara kerja BS & suruh kerja lbh baik slm dirumahku eh dia malah marah2 ktnya tersinggung knp aku menuduh dia tdk bicara dg BS, pdhl BS ku sdr yg bilang kl ibu yayasan tdk bicara apa2. Stl itu ketahuan bhw BS ku bohong dia asal jawab saja, gmn aku tidak marah??? Habis itu mengenai uang sebesar 400rb yg akan kutahan si ibu yayasan itu juga marah2 ktnya dg teriak2 kl aku tdk percaya dg dia, kalo aku mau pake BS dr yayasan dia dg gratis krn aku sdh lama pakai ( pdhl dah bbrp kl akan kukembalikan tp sll tidak ada stock kan) & dia bilang kalo uang sebesar itu kecil artinya buat dia. Wah aku lgs emosi jg & jawab uang itu lbh kecil lg artinya buat aku & aku tdk mau makan uang BS tsb krn akan kukembalikan stl aku dpt penggantinya. Eh akhirnya dia bilang terserah aku & bilang aku disuruh tanggung jawab sgr dg yg diatas, hbs itu telp ditutup! Coba apa maksudnya orang tersebut......

Habis itu aku lgs berubah pikiran kalo aku akan tetap mempekerjakan BS tsb sampai lebaran krn kupikir selain susah cr BS menjelang puasa & lebaran ini, aku jg ga mau rugi dg yayasan yg seenaknya ini!

Tapi sebenarnya aku ga tahan juga dg kelakukan BS ku ini yg kulihat mkn hari spt makin bodoh saja yg sll membuat aku naik darah. O ya aku lupa ada kebohongan dr pihak yayasan juga yg mengatakan bahwa BS ku ini mempunyai pengalaman 2 th & stl ku cek dg BS tsb ternyata dia hanya mempunyai pengalaman kerja kurang dr 1 th ( ktnya disrh yayasan berbohong), waktu kutanyakan ke pihak yayasan mrk ngotot mengatakan BS itu sdh kerja 2 than, pastinya 1th 8 bln yg bisa dianggap 2 th, licik sekali kan ???

 

Setelah anakku 2 th ini aku sudah mengalami ganti BS sebanyak 6x belum termasuk pembantu yg juga sll dapat yg payah banget (seminggu kerj minta plg krn takut anjing, ada yg mantan sales kosmetik yg biasa keliling kampung yg akhirnya dirmhku kerjanya cm bengong2 sj, ada yg 1 bln kerja blender & majic jar ku hancur dijatuhkan dr meja dll). Pokoknya hidupku saat ini ga jauh2 dengan yg namanya masalah ttg pembantu & BS yg sll bikin aku kesal. Semoga ga banyak yg mengalami seperti aku ini ya???

 

Sori yah kalo panjang banget ceritaku ..........

 

Regards,

Lenny Christiana

Komentar:
Terimakasih buat Ibu Lenny atas sharingnya yang saya terima tanggal 3 Agustus 2007.
 

10.

Anita,
23 Mei 07 saya mengambil BS dari Citra Mandiri bernama Rondiyah (19 th, katanya) untuk menggantikan BS sebelumnya karena ikut bertransmigrasi dengan suaminya.

Rondiyah sempat ditraining olh BS sblmnya selama 4 hari.  30 Mei 07 saya mengembalikan Rondiyah karena Steven (1th 8 bln), anak saya sangat tidak mau dengan dia.  Anak saya marah - marah jika bersama dengannya.

Pengganti Rondiyah adl Erni (17 tahunan, katanya).  Sdh berpengalaman 3 bln (katanya), tetapi kinerja nya sangat buruk; lambat, tdk bs mengupas buah & sayur, suka bengong, disuruh A tapi yang dikerjakan B, tdk tahu tata krama dan sopan - santun, sangat cuek dengan keadaan rumah, dll belum lg ditambah dgn bau mulut dan
bau badannya.

Saya tdk ingin buru - buru utk mengganti dia.  Saya nasihati dia, saya berikan BB Harum Sari dan pasta gigi.  2 minggu kemudian, dia saya nasihati lg utk merubah sikap dan meningkatkan kinerja nya.  Saya melihat ada perubahan sedikit sehingga saya mau memberi kesempatan padanya.

Sabtu dini hari kemarin tiba - tiba anak saya muntah2.  Saya langsung tanya ke si BS makanan apa saja yang dimakan anak saya tsb.  Akhirnya dia mengaku bahwa pd hari itu anak saya diberikan krupuk / kripik dari tetangga dan diberikan kue milik si BS pribadi yg dibeli di pinggir jln.  Setelah saya ajak bicara, saya mengambil kesimpulan bahwa dia tdk peduli akan makanan / benda apa yg masuk ke dalam mulut anak.  Sampai saya bilang,"kamu diajarin apa aja si di yayasan?"

Td pg br saya mengetahui bahwa dia baru berumur 16 th bln Juni kemarin.  Berarti waktu saya mengambil dia, dia berumur 15 th.  Saya marah ke dia krn saya merasa dibohongi.  Kalau dr awal saya  tahu bahwa dia berumur 15 th, saya tdk akan ambil dia.  Kalaupun saya ambil, saya akan sadar resiko bahwa dia tdk akan becus bekerja, lebih - lebih mengurus anak.  Dia jg bilang kalau Citra Mandiri lah yg menyuruh dia mengaku berumur 17 th.

Saya lgs complain ke Citra Mandiri, tetapi pihak Citra Mandiri masih berusaha menyangkal kebohongan mereka dengan mengatakan bahwa mereka tidak tau berapa sebenarnya usia si BS itu.  Dan menurut mereka adl legal utk mempekerjakan anak usia 15 th.

Citra Mandiri menawarkan saya utk mengganti BS, tetapi saya bilang bahwa saya sdh tdk percaya dgn mereka.

So, para orang tua harap berhati - hati dengan Citra Mandiri ataupun yayasan lainnya.  Pastikan identitas orang yg akan kita pekerjakan.

Salam,
Amalia

Komentar:
Terimakasih Amalia atas sharingnya yang saya terima tanggal 1 Juli 2007.
 

11.

Anita,

Saya mau sharing ttg BS yang punya sertifikat dan lulus ujian Negara. Ternyata hal itu tdk menjamin juga, seperti BS saya sekarang. Memang kalo ada saya dan suami terlihat sabar (kt berdua kerja kantor), tapi ternyata setelah cross check ke pembantu saya dan juga adik ipar yang sempat nginep 2 mingguan di rumah saya, ternyata dia itu gak sabaran, apalagi kalo anak saya (umur 3th) sudah muntah (anak saya memang gampang muntah)..pasti kasar dan suka membentak2 anak saya...

BS saya dari Yayasan Kasih Ibu Sejati, Jl. Mampang Prapatan XI, tlp. 794 8818.
 

Dari segi professional juga kurang, sering lalai memberi jus buah, padahal ada di jadwal makan dan minum, tdk bisa membujuk atau bermain dgn anak, kalau anak habis main di luar harus diingetin utk bantuin anak cuci kaki, ganti baju dll, harus diingetin mencuci alat steril, inisiatif kurang, malah pernah anak saya pulang dari bermain hanya ditemani  pembantu dalam keadaan kotor sementara dia enak2 masih main badminton dgn pembantu tetangga bener2 gak professional.
 

Padahal pengakuan dia, dia sama2 punya anak perempuan juga yang seumuran dgn anak saya di kampungnya dan udah berpengalaman jadi BS. Menurut cerita dia dulu bos nya ada yang org korea lah, ada yang tajir banget lah dll..makanya waktu awal dia minta gaji 900 rb karena gaji terakhir dia segitu yang untungnya tdk saya kabulkan. (secara ternyata kualitasnya begitu saja.)

Paling sisi baik dari dia, waktu pembantu cuti 3 hari dia tanpa diminta mau menyapu, masak dan mencucikan baju saya+suami kalau BS -BS yang sebelumnya tdk ada yang inisiatif dan sy jg tdk pernah meminta BS mengerjakan kerjaan rumah

Kesimpulan saya, ternyata izasah juga tidak menjamin, padahal sdh bayar mahal.
 

Dari pengalaman, menurut saya memang kalo utk mengasuh anak yang penting BS tsb hrs punya sifat dasar senang sama anak2 dan sabar, dan akhlaknya baik, soal ketrampilan bisa kita ajari. Tapi yah justeru itu, nyari yang seperti itu susahnya bukan main.

Pengasuh anak saya yang sebelumnya justeru bener2 kaya baby sitter professional yang saya bayangkan, sopan, sabar, senang main sama anak, badan anak saya gemuk sehat (indikasi ngasih makannya bener), anak saya ceria dan sayang sama mbaknya, padahal dia cuma PRT dan cuma lulus SD. Dia mengasuh anak kakak saya selama hampir 4 th, dan anak saya selama 1 thn. Sayang bln februari kemaren dia hrs menikah dan karena suaminya cukup berada, tdk di izinkan suami utk kerja lagi.
 

Malahan pengalaman saya sudah pernah pake jasa 3 BS yang pernah mengasuh anak saya, tiga-tiganya tdk memuaskan, rata2 mereka gak sabaran, pengennya kerjaannya cepat selesai dan cenderung galak sama anak.
 

Becky - Jakpus


Komentar:
Terimakasih Becky atas sharingnya yang saya terima tanggal 2 Agustus 2007.
Aih jadi sedih juga, bs yang pakai atau yang tidak pakai ijazah koq enggak ada bedanya.

 

12.

Dear All,
Saya punya pengalaman dengan baby sitter, namanya LATIFAH asal dari Temanggung, umur 18 tahun.  Hari senin tgl 23 April 2007 saya berhentikan Latihah, karena karena perbuatan dia diantaranya :
-kalo tidak mau tidur dipukul pantatnya, tangannya,sampe nangis, sampai suara serak supaya anak saya cape nangis dan ketiduran. Sedangkan dia sendiri asyik nonton TV atau tidur.
-kalo makan nya susah pipinya ditabok.
-dibentak-bentak.
-ditaroh di box sendirian sampai nangis-nangis, sedangkan latifah nonton tv sambil ketawa-ketawa.
Dan masih banyak lagi kejadian yg kalo saya ingat itu hati saya miris sekali sehari-hari saya bekerja, jadi kalo saya dikantor dia Lakukan semua itu.
Waktu saya berhentikan, dia MENGAKU kalo telah berbuat kasar sama Anak saya.
saat itu juga saya kembalikan ke: Yayasan Anastasia, Jl.Banjar Sari II No.13 Jakarta Selatan. 12430 Padahal kalo didepan saya kelakukan dia baek sekali, saya benar-benar tidak menyangka dia akan melakukan semua Itu, saya begitu percaya dengan dia.
Untuk semua mom's biar anak saya SAJA yg jadi korban. tidak anak anda. Penjahat itu mungkin masih di yayasan anastasia atau mungkin dia sudah dikeluarkan dan pindah ke yayasan laen.
Aware ya!! jangan sampai penjahat ini ada di rumah anda. dan untuk baby sitter anda di rumah awasi juga. kalo perlu pasang camera untuk bukti seperti yang saya lakukan.

Yung Sien

Ini picnya:|

 

Komentar:
Terimakasih Yung Sien atas sharingnya.
Yung Sien kamu enggak sendirian, sebab saja saya pernah dapat 2 x bs seperti kamu, sampai2 anak saya sempat trauma dan sering menjerit2 seorang diri dan takut jika lihat orang pakai baju putih-putih.  Namun ya apa daya saya bekerja darii pagi sampai sore,  jadi ya..... enggak boleh kapok ngambil bs, iya kan.
 

13.

Mbak Anita,

Terima kasih buat listnya ya. Saya menggunakan list dari mbak, untuk mencari baby sitter untuk anak ke 2 saya. Saya ambil dari Yayasan Kasih Bunda, dan kebetulan sih yang saya dapat orangnya bagus. Namanya Fitri (lengkapnya kalau tidak salah Walfitriyah). Orangnya bagus sekali kerjanya. Detail, bersih dan sabar. Ngerti kalau anak saya mau tidur, agar diputarkan lagu2 klasik yang menenangkan. Yang jadi masalah adalah suaminya. Suaminya bekerja di Pluit dan mereka punya rumah di Pluit juga. Jadi dia pakai jatah cutinya yang 2 hari sebulan untuk bertemu suaminya. Hanya saja 2 kali cuti, pasti dia lewat dari janjinya, dan tidak bisa dihubungi karena dia tidak punya HP (katanya sih dilarang sama suaminya untuk punya HP). Suaminya sering sekali menelepon dan memaksa untuk ambil cuti. Yang terakhir kalinya adalah dia minta berhenti karena ternyata dia hamil. Saya bilang: ok, tapi tunggu sampai saya dapat pengganti agar dia bisa mengajari penggantinya.

Ternyata seharian itu suaminya bolak-balik telpon ke rumah saya, memaksa agar dia pulang hari itu juga.

Hari itu juga saya sebenarnya dapat BS pengganti (tapi bukan dari yayasan Kasih Bunda, karena ibu Chairina itu claim bahwa dia tidak punya pengganti, padahal saya sudah minta dari dia jauh sebelum si Fitri ini mengajukan permohonan berhenti, karena walaupun kerjanya bagus, saya tidak sreg punya BS yang bersuami).  Malamnya saya pulang kantor, suaminya telepon lagi, dan langsung saya angkat, di percakapan telepon itu dia mengaku bahwa Fitri harus pulang hari itu juga, karena adiknya mau menikah. (Fitrinya sebelumnya tidak pernah bilang ke saya kalau adiknya mau menikah, alasannya karena tidak enak dengan saya, karena selama ini saya sudah baik padanya). Saya minta tolong pada suaminya agar Fitri diijinkan untuk stay 1 hari lagi untuk mengajari BS baru, karena besoknya (hari Jumat) itu masih hari kerja, saya tidak bisa cuti mendadak seperti itu. Apalagi setelah saya confirm ke Fitri, adiknya menikah hari Senin, jadi sebenarnya masih ada waktu. Tapi suaminya itu memaksa dan cenderung mengancam, bicaranya sudah semakin kasar. Saya dan suami akhirnya berdebat mulut dengan suaminya itu.

Akhirnya malam itu juga Fitri pulang ke Pluit (sekitar jam 9.30 malam) dari rumah saya di daerah Cinere.

Yang membuat saya cukup surprised, ternyata si Fitri punya list dari mbak Anita ini, dan bilang ke saya agar mencari BS pengganti dari list ini. Jadi sepertinya Yayasan Kasih Bunda ini menampung BS-BS yang mencari pekerjaan. Itu sebabnya dia juga tidak ada pertanggungjawabannya, dan tentunya belum tentu punya stock BS kalau ada masalah yang mendadak.

BS pengganti nya Fitri, cukup bagus, walaupun tidak sedetail Fitri, tapi orangnya sabar. Dia saya ambil dari Yayasan Ibu Emah di daerah Meruyung (telponnya 70538946). Yayasan ini cukup bagus, karena dia tidak pasang papan nama dengan alasan untuk mencegah datangnya BS-BS yang mencari pekerjaan ke yayasannya. Dia hanya mengambil BS dari sebuah yayasan di Jawa Tengah. Nama BS saya sekarang Alfi. Masalahnya adalah sekarang dia mulai berpacaran dengan orang yang sepertinya tidak benar. Setelah dia mulai berpacaran, tiba2 gembok rumah saya hilang, dan kata tetangga, malam itu rumah saya sedang diintai oleh 2 orang. Jadi sekarang saya melarang dia untuk bertemu pacarnya itu selain hari Sabtu dan Minggu. Saya juga
pasang hidden camera di rumah, untuk mengawasi dia.

Semoga update saya ini bisa bermanfaat ya mbak Thanks.
     
Regards,
Dewi

Komentar:
Terimakasih Dewi atas sharingnya yang saya terima tanggal 2 Agustus 2007.
Sharing kamu amat bermanfaat sekali.
Saya juga senang kalau list yayasan bs yang ada di web saya dapat bermanfaat buat ibu dan buat siapa saja termasuk bs ibu yang bernama Fitri .
 

14.

Tue, 7 August 2007 10:02:37
 

Saya mau share pengalaman dengan Yayasan Baby Sitter di Surabaya. Pengelolah bernama Bu Lukman, wakilnya Bu Siti. Alamat di Jalan Kupang Praupan II / 7, Surabaya.

 

Pada bulan 10 Juli 2007 saya menelpon ke yayasan tsb untuk minta info ttg harga dll. 

Bu Lukman bilang kalau: 1) Uang adm sebesar Rp 250.000 (sekali bayar, tdk bisa kembali) 

                                              2) Ada 3 tarif di sana: Rp 500.000 -->semi, hanya pengalaman training di yayasan 

                                                                                     Rp 600.000 -->balita, pengalaman kerja min 1 tahun

                                                                                     Rp 800.000 -->baby, pengalaman kerja min 1 tahun

 

Hari itu juga saya ke sana, dan saya mencoba yang "SEMI" bernama Marna, asal Mataram, Lombok. Setelah saya pakai, ternyata dia agak bodoh. Setelah seminggu tidak ada kemajuan, saya kembalikan ke yayasan dan minta tukar dengan yang "BALITA" bernama Murni. Murni hanya kerja di tempat saya 3 hari, dia minta dipulangkan dengan alasan tidak cocok dengan pembantu dan babysitter saya yg lain (anak kedua saya masih 7 bulan dan ada babysitter sendiri).

 

Saat saya telpon ke sana dan minta tukar, dia bilang belum ada yang ready. Besok saja. Hati saya tidak enak, kemudian saya mendadak ke sana dengan alasan kalau si Murni minta segera dipulangkan, dan sampai di sana ternyata ada 4 SEMI. Saya memilih Nuryah, tapi Bu Lukman terus membujuk saya untuk menunda sampai 2 hari lagi dengan alasan si Nuryah masih capek karena baru datang dari Mataram. Tapi Nuryah bilang kalau dia baik2 saja dan mau lgs ikut saya. Saat saya tanya pengalaman kerja, Bu Lukman bilang sudah pengalaman kerja 2 thn dan ttg gaji, 3 bulan gaji bayar lgs ke Bu Lukman. Jadi Nuryah tdk dpt gaji selama 3 bulan. "Tapi susternya jangan diberitau ya non" katanya (saat itu saya gak nangkap maksudnya).

 

Keesokan harinya saat anak saya selesai makan malam, saya suruh Nuryah untuk bersihkan badan anak saya. Badan anak saya hanya dilap pakai lap kotor di samping wastafel. Tentu saja saya marah. Saya tanya ke dia, "Biasanya kamu kalau bersihkan/lap badan anak pakai apa?" Dia bingung dan akhirnya jawab "tidak tahu".  Saya tambah curiga, jangan2 dia itu pembantu yg disuruh ngaku babysitter. Saya telpon Bu Lukman, dan complain ke dia. Dia bilang, "Ya diajari lho Non, kan dia gak tau kalau lap badan anak harus pakai handuk." Terus saya bilang, "Sebenarnya dia itu babysitter atau pembantu sih? Dan kalau sdh pengalaman kan sudah pasti tau!". Bu Lukman bilang "KAN KAMU SUDAH SAYA BERITAHU, JANGAN AMBIL HARI ITU, KAN BELUM SAYA AJARI. KALAU SUDAH BEGINI YA KAMU URUS SENDIRI, TAU!!!" Kurang ajar sekali jawabannya. Terus saya jwb, kalau begini caranya, saya akan cabut referensi saya ke saudara sepupu saya yg mau ngambil babysitter di Bu Lukman. Nadanya lsg halus, minta maaf segala.    

 

Besoknya, sepupu saya telpon, bilang kalau Bu Lukman cerita habis dimaki-maki saya.  Saya tertawa dan cerita yg sebenarya ke dia. Akhirnya dia memutuskan untuk tdk jadi ngambil babysitter di sana soalnya ngeri juga melihat yayasan kok bisa memutarbalikkan cerita.

 

Besoknya, saya iseng tanya ke Nuryah, "Kok kamu bisa hutang begitu banyak ke yayasan sampai rela gak gajian 3 bulan?" Nuryah bingung, dia bilang kalau saat dibawa dari desanya kesepakannya bukan spt itu. Bahkan dia sempat mengira saya bohong. Dia lgs telpon ke yayasan dan yayasannya blg "Kamu gak ngerti, pokoknya stl 1 bulan, kamu alasan sakit atau apa, minta dipulangkan ke sini." (dia cerita ke pembantu saya).  Kontan saya marahdan saya peringati dia kalau belangnya sudah ketahuan. Besok paginya, Bu Lukman telpon saya sambil ngancam katanya si Nuryah SMS yayasan kalau mau kabur. Bu Lukman bilang kalau saya nyiksa babysitter tsb, gak pernah ngasih makan, dll. Jadi dia minta Nuryah hrs segera diantar kembali. Dan mengenai uang saya TIDAK BISA kembali dan dia TDK MAU mengganti walaupun garansi masih berlaku. Saya jadi bertanya-tanya, ini yayasan atau bukan sih???? Kok bisa ya?????

 

Semoga pengalaman saya berguna.

 

Regards,

Hanny


Komentar:
Terimakasih Hanny atas sharingnya yang saya terima tanggal 7 Agustus 2007.
Ternyata uang adm di daerah Surabaya jauh lebuh murah dariada di Jakarta, hanya saja tarif buat bs nya nih yang lebih tinggi dari di Jakarta, sebab kalau di Jakarta bs yang baru lulus training gajinya Rp.450.000 di luar uang cuti.
Pengalaman kamu dengan bs dan pengelola yayasan itu cukup menyedihkan, tapi ya gitu deh kenyataannya enggak sedikit bs dan pengelola yayasan yang begitu, karena saya juga pernah mengalaminya.
 

15.

Fri, 10 Aug 2007 22:22:37 -0700

Bu anita saya melihat blog anda ,dan kebetulan istri dan saya pun tengah mengalami hal yg sama walaupun kasus yg kami miliki tdk seperti cerita2 yg ada di Testi anda.

Saya dan istri sudah mengganti 3 kali Bs padahal anak pertama kami baru saja berumur 7 bln.

Yang pertama suster kami ambil dari Yayasan Kasih Abadi di jalan LaoTze bernama Sri berumur ( menurut pengakuannya  50 THN ) kerja si bagus TAPIIII dia ketahuan MEROKOK??? lsg saya ganti dengan suster kedua dari yayasan yg sama Nama MARWATI umur 21 kerja bagus rapi tapi, tidak sabar dan gampang marah, suatu kali ditegur oleh istri saya dan lsg hari itu juga minta dipulangkan kembali ke yayasan dengan alasan ibunya sakit, tapi ternyata setelah didesak oleh saya dan istri mengaku tidak terima ditegur, ketiga  nama AYU, umur 20 orangnya malaaaasss sekali apa2 harus disuruh walaupun kalo ditegur menerima  tetap saja kalo dipanggil harus teriak2 ( berhubung kamarnya ada di lantai 3 ) kerjanya tiap hari tidur dan ber sms kata pembantu saya.

Belum lama ini bertengkar hebat dgn pembantu saya  disebabkan krn pembantu saya di foto olehnya menggunakan hp berkamera dalam keadaan bugil ( dikarenakan sirik krn pembantu yg difoto mempunyai hp berkamera sdgkan dia tidak ) lalu orgnya sama sekali tidak sopan sedikit pun kalo mau saya bahas banyak sekali. Dan apabila kami menyuruhnya pasti dia akan menyuruh pembantu mengerjakannya , mungkin dia menganggap dirinya lebih tinggi dr pembantu, padahal gaji yg diminta jg tidak sedikit 950 rb belum termasuk cuti dll, jd dia menganggap kalo dia adalah majikan dari pembantu. Suster ini saya ambil dari penyalur bernama ibu Sri Yayasan Harapan Bunda di ciledug saya lihat bu Anita pun punya alamatnya.

Yang ingin saya sampaikan disini adalah karena istri dan saya ingin mengganti lagi suster tersebut, dapatkah bu Anita merekomendasikan yayasan mana yg memiliki suster yg bisa dipertanggung jawabkan dalam arti yg BSnya benar2 profesional dalam bekerja.

Saya disini bersama istri mengharapkan bu Anita yg saya lihat lebih berpengalaman dapat memberikan saya beberapa nama yayasan yg BSnya bonafit dan benar benar bisa dipertanggung jawabkan.

Sebelumnya saya ucapkan TERIMA KASIH

David Wisarta
 

Komentar:
Terimakasih Pak David atas sharingnya yang saya terima tanggal 10 Agustus 2007.
Saya ikut prihatin dengan apa yang Bapak sekeluarga alami dalam menghadapi bs tersebut.
Tentang yayasan mana yang baik, Bapak bisa lihat dari nilai score di list yang ada diatas.


16.

Wed, September 26, 2007 2:11 pm
 

Halo Anita,
 
Bulan Juni'07 saya ambil BS di Yayasan Mutiara Jaya, dia punya 2 alamat 
yaitu :
1. Jl.Kebantenan RT.004/004 No.44 (2) Jatiasih, Bekasi Telp 
71374212,98525586
2. Jl.Tanah Merdeka II RT.03/06 Ciracas/Kp.Rambutan, T:081389040837
 
Saya tau nomer yayasan ini dari iklan koran sindo, uang adm murah 350rb, 
ongkos antar 80rb. (masih reasonable)
Saya pesan BS dan diantar ke rumah saya (diluar Jakarta), anak ku umur 2thn 
perempuan.
BS baru (nama Ika) sudah datang lihat penampakan sih ok masih muda, bersih, 
punya hp, baju ok lah. Wah saya takjub lihat cara kerjanya bagus banget 
subuh2 sudah bangun, tengah malem bisa bangun bikinin susu tanpa telat, tiap 
hari buka kulkas sendiri cari2 bahan makanan yg bisa diolah untuk makan pagi 
anak saya, pokoknya TOP masakannya lumayan enak, kreatif menu pula.
Tapi jeleknya sudah kelihatan setelah dia kerja 1 minggu lewat..ada hari2 
sebelumnya saya curiga krn dia ngerendam baju bekas BS saya sebelumnya (yg 
kebetulan ada bbrp baju yg tidak dibawa dari BS lama) berarti dia bongkar2 
dus baju bekas BS saya yg lama, waktu saya tegur dia tidak ngaku ambil. 
Secara tidak sadar cemilan2 keripik singkong pedes, sukro di tupperware 
disikat hampir habis cuman disisain sedikit di toplesnya. (wah....kurang 
ajarrrr!)
Padahal saya suka sekali sistem kerjanya bagus, merayu anak ok, cerita 
berimajinasi bagus tapi TIDAK JUJUR! sering main HP!
 
Apa mau dikata tanpa ba-bi-bu saya telp yysan minta ganti tapi BS kedua pun 
tidak qualify tapi saya pertahankan karena susah cari pengganti krn dia 
jujur saya ttp pakai BS kedua ini (Nina). Satu saat dia cuti 2 hari tp ga 
balik2 tanpa kabar berita, saya telp sms ga ada jawaban. Menyebalkan!!!
Saya mau telp yayasan untuk minta BS pengganti tapi apa daya tiap saat semua 
nomer telepon yg pernah saya record tidak ada yang bisa dihubungi semua (krn 
memang nomer mobile tdk ada no permanen!)...Karena kesal saya tidak telp2 
lagi dan ganti ke yayasan lain..
 
So, be careful moms jangan pernah pake yayasan ini, gak mutu, gak ada 
tanggung jawab ke konsumen, kasarnya asal jual aja tp tidak qualified!
 
Salam,
 
Komentar:
Terimakasih Ibu Dewi atas sharingnya semoga berguna bagi teman2 lain agar selalu waspada.

17.

Mon, September 17, 2007 5:15 pm

Mbak Anita ,
Aku mo update comment data website ttg Yayasan Babysitter anda boleh khan ?!

Jakarta Selatan
#30. Yayasan Anastasia
Yayasan ini nge-TOP di email krn babysitter nya yg terekam di hidden 
camera sdg "menganiaya" anak majikannya.
Baby nya dilempar ke sofa ! terus ditampar** . Foto bsitter nya pun jg 
ada.
Pokoke berita kesadisan bsitter di Yayasan sdh ngetop kemana** (minimal di 
email kantor sy heee...3X)
 
Nama babysitter yang kejam ini adalah Latifah:
 
  
 
 
(nomornya belum ada). Yayasan Dua Saudara.
Mahalnya amit** ! masa uang admin nya 550 ribu jaminan 3 bln (itu jg janji 
ada stock). Berarti kalo short of stock babysitter selama 3 bln jalan, ya 
jatah kita tetep angus. Perjanjian sepihak banget. Babysitter nya jg 
relatif mahal. Yg pengalaman kelas menengah (2-3thn) gajinya 950rb/bln.
Weleh...weleeehh....
 
PS. Comment saya mo di-edit or dipersingkat Mbak Anita , boleh** aja.
Cuman pengin sharing dgn rekan Moms yg lain.

Agayatri

Komentar:

Terimakasih Ibu Gayatri atas sharingnya dan kiriman gamba babysitter yang bernama Latifah dan rekaman videonya, aihhhhh..... kejam banget (jadi sedih).

NB: Ternyata antar pic dengan gambar video ternyata tidak ada hubungan sama sekali, saya baru saja dapat confirmasi dari Detta yang mengalami langsung peristiwa itu (berita ini saya dapatkan pada tanggal 7 April 2008).


18.
Bobby H Trilaksono
07/31/2007 02:38 PM
 
 
buat yg punya anak kecil.....
hati2 ya kalo nitipin anak ke pembantu/ baby sitter menyedihkan.....
foto baby sitter penjahat
 
Dear All,
saya attach foto baby sitter.namanya LATIFAH asal dari temanggung.umur 19 th.
=hari senin tgl 23 april 2007 saya berhentikan
Latifah.karena perbuatan dia diantaranya :
-kalo tidak mau tidur dipukul pantatnya,
tangannya,sampe nangis, sampai suara serak 
supaya anak saya cape nangis dan ketiduran.
sedangkan dia sendiri asyik nonton TV atau tidur.
-kalo makan nya susah pipinya ditabok.
-dibentak-bentak.
-ditaroh di box sendirian sampai
nangis-nangis.sedangkan latifah nonton tv sambil ketawa-ketawa.
dan masih banyak lagi kejadian.yg kalo saya ingat itu
hati saya miris sekali sehari-hari saya bekerja.jadi kalo saya dikantor
dia lakukan semua itu.
 
waktu saya berhentikan dia MENGAKU kalo telah berbuat kasar sama anak 
saya.
saat itu juga saya kembalikan ke :
 
Yayasan Anastasia.
Jl.Banjar Sari II No.13.
Jakarta Selatan. 12430
 
padahal kalo didepan saya kelakukan dia baek sekali.
saya benar-benar tidak menyangka dia akan melakukan semua
itu.saya begitu percaya dengan dia.
untuk semua mom's biar anak saya SAJA yg jadi korban.
tidak anak anda.
 
tolong bantu sebar kan foto ini. penjahat itu mungkin
masih di yayasan anastasia atau mungkin dia sudah dikeluarkan dan pindah
ke yayasan laen.
 
Aware ya!! jangan sampai penjahat ini ada di rumah anda.
dan untuk baby sitter anda di rumah awasi juga.
kalo perlu pasang camera untuk bukti seperti yang saya
lakukan.
 

19.
Dear Friends,
 
Tolong sebarkan berita ini, mungkin orang ini sedang berkeliaran disekitar
kalian, sedang mencoba mencari pekerjaan baru karena dia punya anak
dikampung (Purwokerto) dan mau lebaran.
 
Saya ingin berbagi pengalaman saya yang sungguh tidak enak mengenai
pengasuh anak saya yg bernama Suryani panggilan Yani (umur 25 tahun, foto
terlampir). Sudah 2 tahun dia mengasuh anak2 saya, sementara untuk 
pembantu
dalam 2 tahun ini sudah ganti sebanyak 8 orang.
 
Tutur kata yang halus, sikap yang sopan dan rajin di depan majikan 
ternyata
hanya kebohongan.
Ternyata orang ini sangat kasar kepada anak2 saya ( yang besar laki2 usia 
5
tahun, tidak lancar bicara karena sedikit autis dan yang kecil laki2 juga
usia 3 tahun).
Suka main tempeleng bagian kepala, memukul dan mencubit. Anak saya yg 
besar
yang paling sering mendapat tempelengan karena dia tidak bisa bercerita 
apa
yg dialaminya.
Pernah 3 kali saya temukan dibagian betis, punggung dan leher luka bakar
(seperti terkena benda panas misal : setrika), tapi dia bilang sama sekali
nggak tau kenapa bisa begitu dengan gaya yang menunjukkan keprihatinan.
Kepada anak yang kecil, kalau makan inginnya cepat2, setiap kali suapan
harus minum air yg banyak supaya cepat tertelan, dan ketika anak saya
muntah, muntahannya dimasukkan kembali kedalam mangkuk nasi dan dipaksa
untuk memakannya lagi.
Perbuatan sadis ini hanya disaksikan oleh pembantu dirumah, karena dia
tidak mau orang lain mengetahui hal ini. Tetapi tidak ada 1 orangpun
pembantu yang mengadu kepada saya, karena alasan saya pasti tidak akan
percaya kalau diberi tahu, karena Yani memang orang kepercayaan saya.
Baru minggu lalu saya diberi tahu oleh ex. pembantu saya yang masih sering
sms menanyakan kabar anak2.
Kemudian saya konfirmasi ke orang2 yg pernah ikut saya, juga ternyata
mereka keluar kerja juga karena sikap Yani yg spt boss, main perintah2
pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh yani.
Kerja dia hanya sms, terima telpon dari pacar2nya kalau majikan sedang
tidak dirumah. Dan kalau malam juga telpon menggunakan fasilitas "free
talk" sampai menjelang subuh. Hampir setiap hari bangun jam 7.30.
Pernah suatu kali anak saya yg kecil bilang kalau dia dipukul sama mbak
Yani dibagian kepalanya, sakit katanya, terus saya tanyakan ke Yani apa
betul begitu, dengan beraninya Yani bersumpah dgn nama Allah kalau dia
tidak pernah main tangan ke anak2, kalau dia sampai memukul, dia berani
dipotong tangannya.
Padahal minggu lalu pada waktu saya marahi karena kelakuannya, dia juga
mengaku kalau memang suka memukul dan mencubit anak2.
Pantas saja badan anak2 saya suka biru2, dan Yani cuma bilang karena anak2
saya suka lari2 disekolah, kemungkinan terpentok bangku/meja sekolah.
 
Sekali lagi, hati 2 bila ada teman atau saudara yang menerima Suryani
bekerja dirumahnya.
 
Best regards,
Indah Pancawardani
Regulatory Manager, PT. Merck Tbk
Jl. TB. Simatupang no. 8 Jakarta 13760


Ini Foto Suster Suryani itu


20.

Email ini saya terima tanggal 25 Oktober 2007 jam 9.56

Hallo Bu Anita,

 

Terimakasih telah menyediakan wadah komunikasi yg sangat berguna utk para orangtua yang bekerja.

 

Saya akan sharing pengalaman ttg BS beserta agennya,

 

Dibawah ini yayasan yg saya pernah pakai dan "sayangnya" semua mengecewakan dari kualitas tenaga kerja

 

 

1. Pelita Kencana (Lebak Bulus, Cijantung ) 021 769 9351 & 021-935 65331

 

Becareful Moms dgn  dgn yayasan ini, pengurus yg bernama Siti kurang ajar, kalau kita komplain malah marah2 dan berani bilang kalo kita cerewet.

 

Saya mengadukan BS yg bernama Syarifah/Ipah (berwajah kyk org arab) trnyata bejat banget, anak saya gak pernah dikasih makan dan susu, dan tiap hari dibawa jalan2 keluar rumah. Anak saya sakit2 terus dan di-vonis manultrisi oleh dokter anak. Sayangnya saya tau kelakuan bejat dia setelah dia keluar (untung cuma 3-4bln). Saya komplain habis2an ke yysn tp tidak ditanggapi dan alamat dari pusat pelatihan BS-nya di daerah JaBar ternyata jg palsu. Owner dari yysn ini, Pak Aman jg tidak bisa dimintai pertanggung-jawaban krn mnrt dia BS tsb tdk pnya masalah di majikan sblmnya.

 

BS-nya juga yg bernama Wiji (umur 21thn) kerja 8 bln ditempat saya, ternyata bejat juga. Pdhl dia cukup telaten urus balita, punya bakat masak dan bisa diajarin bikin soto, sop macaroni, bihun goreng, dll.

Wkt Lebaran dia pulang kampung, saya bekalin THR 1 bulan gaji + gaji 1 bln penuh + sembako + baju2 baru yg belinya di mall  (dan trnyata gak balik lagi). Ternyata...waktu saya cek kamar belakang, banyak tercecer pampers (edisi hadiah) anak saya yg sptnya mau dibawa pulang tp gak keburu, ada bbrp yg bekas dipakai ( aduh ma'af ya kyknya dia pakai buat menstruasi deh, dibuang begitu saja di kamar mandi belakang). Ampun...ampun deh

 

2. Citra Kartini 021 745 4040, Bintaro Jaya sek.IX

 

Yayasan mengecewakan tidak didukung oleh tenaga kerja BS maupun PRT yang handal dalam bekerja. Pengalaman saya sendiri, dalam kurun waktu 6 bulan (Feb-Juni 2006), sampai 5x ganti BS. BS pertama yg saya ambil yg telah berpengalaman bernama Sri, (umur 37thn) minta gajinya Rp 850.000, memang kelihatan sdh biasa urus bayi atau balita dibwh 2 thn, tp sayang tidak mau tahu urusan masak makanan bayi/balita, ini orangnya kurang-ajar & ngeyel kalau dikasih tau aturan di rumah tangga saya. BS-BS penggantinya  jg msh lugu bgt baru dateng dr kampung, dan sama sekali gak tau apa2, buka tutup shampoo or sabun cair aja gak bisa, ada juga yg udh pengalaman kerja katanya umur 27 thn (Rina) dn sdh berkeluarga, tp koq gak bisa urus anak, senengnya tidur di karpet dpn TV, anak saya di-biarin aja ngerangkak kemana2. ternyata dia ngaku trpksa kerja jd BS krn faktor ekonomi dan dulunya jg mantan penari jaipong bo'! weleh...weleh...lgs saya keluarin.

 

Singkat kata akhirnya saya sendiri jadi capek dan stop pake BS dari mereka (uang jaminan sebesar Rp 650.000 untuk garansi setahun, melayang tdk berguna),

 

 

3. Laksana Jaya, Cilandak, Bu Sukarsih

 

Minta gaji BS-nya tinggi sekali pdhl tenaga kerjanya belums siap pakai, hanya modal dipakein baju seragam aja.

 

BS bernama Atun (20) lamban sekali and bertingkah, suka SMS, dan baru kerja 2bln mendadak minta pulang krn dpt SMS dr kampung neneknya meninggal, sy kasih si BS pergi tp gajinya saya tahan dan besoknya sy lgs dpt pengganti yg lebih parah lagi kerjanya.

 

 

4. Yayasan Abadi, Pamulang 021-740 4460

 

BS bernama Yanti (umur 21thn) kerja cukup cekatan dan sdh biasa urus anak, tp sayang tukang nyolong (tas anak saya & wadah perhiasan di gondol pas dia pulang kampung).


Agennya Mbak Ningsih, seperti tidak mau tahu dan tidak bertanggung-jawab. Setelah libur Lebaran ini, saya minta pengganti, tidak pernah dikasih pengganti krn katanya tidak ada orang. Saya rasa ini hanya trik dr dia saja, spy saya bayar uang administrasi lagi, pdhl saya masih ada jatah.

 

 

Bu Anita, terimakasih untuk memuat cerita saya di web-site personal anda, mudah2an pengalaman saya ini berguna utk para Ibu & Bapak.

 

Best Regards,

Viola


21.

Mbak Anita,
 

Saya mau sharing tentang BS nih. Setahun yang lalu saya ambil BS dari yayasan Ibu Riswati (Hp 081315363751, 02170126186) atas rekomendasi dari sepupu2. Administrasinya 350 rb dengan 3x ganti dalam jangka waktu 3 bln.

 

Pertama kali dapat BS wah kacau banget baru beberapa jam kerja anak saya waktu itu umur 1 tahun 2 bulan langsung benjol kepalanya karena BS lalai, trus saya minta yang pengalaman dapat bagus banget tapi baru kerja 2 minggu sudah minta gajinya, karena sudah ok saya kasih malam itu, terus besoknya kabur dan hampir saja anak saya dibawa (karena sudah siap2in barang anak saya dan curi uang prt yang dirumah saya juga lho...ngeri banget deh, untung masih dalam lindungan Tuhan anak saya selamat) langsung kontak ke riswati dan malam itu juga diantar penggantinya sambil bilang terima kasih kalo saya tidak lapor polisi, BS gantinya namanya sumiatin, tampangnya sih lugu banget tapi ternyata saya sangat kecewa, orangnya sangat jorok tapi karena saya kasihan jadi saya pertahankan, setelah kemarin pulang lebaran (kerja 6 bulan sudah dapat THR hampir 2 bulan gaji dan janji kembali sampai2 waktu mau pulang dia sungguh2 janji mau kembali tapi ternyata bohong dan fitnah2 bilangnya tidak digaji dan tidak mengakui diberi THR, padahal gajinya ada yang dititip ke mba yang kerja juga dirumah saya dan waktu pulang sudah dia ambil, botol2 susu anak saya sampai jamuran dan juga agak kasar suka pukul dan bentak2 anak saya, dia juga punya kakak yang juga BS pengalaman tapi malah juga ikut2an nipu malah mereka ancam saya mau celakakan saya dengan anak2 saya baik secara kasar maupun secara halus, jadi hati2 aja bagi yang mau ambil BS lewat Riswati (karena pada saat saya bilang kasus suster ini dengan sombongnya dia tidak mau bertanggung jawab atas sikap BS2 nya yang bermasalah dan ternyata setelah ngobrol2 dengan saudara2 yang tadinya ambil BS dari dia ternyata semuanya kecewa karena setelah 3 bulan suka dibujuk2 supaya pindah dan masa garansi dia ke kita2 sudah habis dan kita harus bayar lagi adminnya kalo mau ambil BS lagi, trus orangnya juga sombong banget. Jadi hati2 deh, biar saya aja yang digituin jangan sampai yang lain2 kena juga sama Riswati beserta BS2nya yang bermasalah itu. Aku cuma mau share aja ya pengalaman. Tq ya

 

roya


22.
Fri, November  9, 2007 2:45 pm
 
Dear Ibu Anita,
Pertama2 perkenankan saya memperkenalkan diri.
Nama saya Marcella, alumni TPG - Fateta angkatan 27 (1990). Dosen
pembimbing saya Prof Maggy dan Dr Anton Apriyantono.
Salam kenal dan saya salut dengan list yang Ibu buat, sangat membantu
kami sebagai ibu bekerja.
Perkenankan saya ikut urun rembus mengenai salah satu sharing di blog
Ibu, tentang yayasan anastasia.
 
Salam hormat,
Marcella.
 
Dear Ibu Tessa,
 
Maaf mengganggu, kalau benar, ibu Tessa panggilannya Yung Sien yang ikut sharing (no 12) di blognya Anita bukan ?
Saya ingin bertanya tentang yayasan anastasia, karena teman saya adalah
pengguna jasa yayasan ini dan mengatakan bahwa ini adalah fitnah belaka,
karena yayasan anastasia pernah dapat penghargaan sehingga ada yang mau
menjatuhkan namanya.
Apakah saya boleh mendapat detailnya dari ibu Yung Sien tentang
peristiwa ini. Apakah si bs mengakui perbuatan itu didepan pengurus
yayasan saat ibu mengantar bs ini kembali ? Mengapa ibu tidak lapor
polisi ? Kalau boleh saya tebak, demi keamanan karena takut terjadi
balas dendam, begitu ?
Mengapa pihak yayasan (menurut informasi yang saya tangkap) menyebut2
ini fitnah, dilakukan oleh seseorang yang behubungan (bekerja ?) di
Gramedia, dan video yang beredar seantero dunia maya komunitas orang
Indonesia adalah palsu, hasil dari rekayasa menjiplak hasil hidden
camera website dari Taiwan (hasil investigasi dr Gunawan sebagai owner)?
Apa komentar anda tentang ini semua ?
Terima kasih karena mau membantu kami ibu2 karir yang sangat membutuhkan
pencerahan mengenai para pengasuh buah hati ini.
 
Salam hormat,

23.

Thu, Novemver 15, 2007 11:49 am

Dear Anita,

Tadi malam pembantu saya yang bernama WENNY kabur dari rumah membawa serta pembantu
yang satunya NENY sekitar jam 9 malam. Kebetulan suami saya keluar kamar untuk
mengecek pintu, mobil, garasi dan yang lainnya. Ternyata kamar pembantu sudah kosong
semua. Saya dan suami saya tidak tahu alasan mereka kabur, sebab seharian mereka
tidak menunjukkan tanda-tanda mau kabur. O ya, WENNY ini sudah bekerja dengan saya
selama 2 tahun 3 bulan dan NENY baru dua minggu ini dan yang membawakan adalah
Ibunya WENNY langsung dari kampung mereka di BINTUNA, BENGKULU.

Memang saya sudah banyak mendapat laporan baik dari tetangga maupun mama saya
sendiri bahwa WENNY ini bekerjanya tidak becus dan munafik. Semua pembantu saya
selalu minta pulang dan tidak betah, makanya saya ganti-ganti terus (dirumah selalu
ada dua pembantu) .Setiap saya tanya selalu laporannya beres, makan pagi banyak,
minum susu 3x tambah pediasure dan buah tambah lagi cemilan roti+selai dan biscuit
marie REGAL yang memang SETIAP HARI tersedia dirumah. Mama saya udah berkali-kali
bilang, gak mungkin anakmu kurus begini kalo makannya beres. Memang anak saya
termasuk kurus-kurus. Yang pertama 5 setengah tahun cewek dan yang kedua cowok
berumur dua tahun 3 bulan. Bayangkan, umur segitu beratnya Cuma 10,5 kg ! Tapi, kata
dokter saya, tidak apa-apa yang penting sehat. Syukur Puji Tuhan, kedua anak saya
memang jarang sakit dan sangat lincah.

Singkat cerita, setelah saya cek ternyata uang saya di dompet hilang Rp 400.000 dan
kalung emas putih saya beserta liontinnya juga raib dari lemari. Hp yang saya
berikan untuk WENNY juga DIBAWA beserta HP satunya yang kebetulan memang agak rusak,
suka mati sendiri. Saya belum memeriksa barang lainnya, karena buru-uru mengangkut
kedua anak saya ke rumah mama pagi ini juga.

Anita, sambil menulis email ini airmata saya jatuh berderai-derai mengingat
KETOLOLAN saya telah memelihara pembantu yang sangat jahat dan munafik. Tadi pagi
saya cek badan anak saya dan MASYA ALLAH, kedua anak saya memang betul KURUS dan
TULANG RUSUKNYA menonjol ! Tadi pagi saya menangis tersedu-sedu tanpa diketahui
anak-anak saya, menyesali kenapa saya TERLAMBAT mengetahui semuai ini !

Memang setelah saya pikir-pikir, si WENNY ini telah sering BERBOHONG ! Lebaran tahun
kemarin, dia izin pulang lebaran dan janji akan kembali dan betul dia kembali setalh
dua minggu namun dia BOHONG, bukan kembali ke BINTUNA, BENGKULU melainkan nginep
dirumah temannya. Hal ini saya ketahui ketika IBUNYA datang dan menceritakan hal
sebenarnya. Didepan ibunya saya nasehati dia supaya jangan berbohong dan dia
berjanji tidak akan mengulanginya. PErnah juga pergi tanpa pamit dari jam 10 pagi
sampai jam 1 siang gak tahu kemana, waktu saya tanya katanya ke INDOMART beli roti
tawar ! Uh, pokoknya banyak banget deh, Cuma saya saja yang benar benar TOLOL dan
BODOH masih mau mempekerjakan orang seperti ini ! Saya pikir toh anak anak saya
sehat, ceria dan sangat dekat/akrab dengan WENNY.

Dilain pihak suami saya bilang "kita harus bersyukur karena TUHAN sudah menunjukkan
bahwa orang seperti ini tidak layak tinggal di rumah kita". Yah...kalau bukan karena
kata-kata suami saya mungkin saya sudah melaporkan si WENNY ini ke Polisi terdekat.

Saya juga introspeksi, barangkalai cara saya 'membina' pembantu yang tidak becus,
terlalu cuek, kurang control, merasa sudah memberi gaji gede, memberikan hp, memberi
uang jajan, mengajak jalan-jalan ke Puncak, Carita, Bandung etc sesuai jadwal Libur
kami sekeluarga....Ternyata itu semua tidak CUKUP !!!

Demikian cerita saya, semoga Anita bisa memuatnya diblog supaya dapat dibaca oleh
ibu/bapak yang lain, jangan sampai mengalami hal yang sama dengan saya.

Perlu diketahui bahwa WENNY ini tadinya berasal dari sebuah YAYASAN di daerah
HARAPAN BARU BEKASI dengan no telp.021 88872594 dan pemiliknya sering dipanggil
NENEK atau BuCIK, orang BENGKULU.  

Terlampir photo WENNY dan NENY, tolong sebarkan ....

Photo:


baju pink WENNY, baju putih NENY, baju krem IBUNYA WENNY, dua anak kecil
adalah anak saya


WENNY dan putera saya


NENY


WENNY dan puteri saya

Terima kasih dan salam,
Yunita Siadauruk
 


24.
Fri, November 16, 2007 2:07 pm
 
Dear Anita,
 
Tolong dituliskan dalam blog kamu bahwa "JANGAN PILIH YAYASAN BUNDA KASIH",
pelayanannya payah. Saya sudah booking sitter yang sedang pendidikan tetapi mereka
tetap kasih ke orang lain. Jadi buat apa booking fee kita ?
 
Mendingan Yayasan Mutiara Bunda di no. 5825005 daerah kedoya.
 
Regards,
 

25.

Tue, November 27, 2007

Baru baru ini aku juga punya pengalaman ttg Baby Sitter...Karena Baby sitter yang lama tidak balik lagi, katanya mau kerja di pabrik, jadi aku ambil yang baru. Awalnya menunggu dari Yayasan Pertama (Yayasan Teratai di cibubur,muslim/02168321099) karena sudah 2 minggu setelah lebaran masih tetep ngga ada, akhirnya aku ambil dari Yayasan Baru, yang kuketahui dari teman kantor, Yayasan Ananda di Radio dalam (0217257580).

Waktu itu aku , tgl 3 nov 2007, aku ambil yang baru lulus, dan belum punya sertifikat Baby Sitter, karena tes bersamanya baru bukan maret., aku pikir kalau aku ambil yang lulusan baru bisa aku didik dari awal, tetapi ternyata aku salah ambil orang. Baby sitter yang aku ambil bernama Luwisah, 18 thn.

Minggu pertama dirumah dia masih baik-baik aja, semua perkerjaan dikerjakan dengan baik, cuma menidurkan anakku belum bisa, karena anakku ngga mau, anakku umur 1.5thn. Tetapi memang kalau tidak aku panggil, dia tidak pernah dengan sengaja mendekatkan diri ke anakku, misalnya kalau tgl aku dan anakku kalau sedang main berdua, Luwisah tidak pernah ikutan, justru malah mengerjakan  pekerjaan lain atau malah ke kamarnya

minggu kedua, hari rabu, 14  nonv 2007, kebetulan aku masih tinggal sama orang tua, mamaku pergi kontrol ke dokter...ternyata mulai dihari ni dia mencubit, dan mendorong paksa ke tempat tidur (setengah di banting ke tempat tidur), hari kamis , 15 nov mamaku juga ke dokter utk ambil hasilnya...mungkin pada hari ini juga dilakukan hal yang sama. Nah pada hari rabu, 14 nov, sepulang dari RS, mamaku menemukan dia tidurnya dikamarnya (kamar atas), dan anakku tidur dikamarku (kamar bawah), pada saat mamaku masuk rumah pun dia tidak ttau kalo mamaku sudah ada didalam, pada saat mamaku sudah ada didalam rumah, menemukan anakku sudah nangis dibawah, dan Luwisah bilang dia tidak dengar..Yaaa bagaimana mau dengar, wong beda kamar, dan pintu kamar terkunci pula...Kebayang ngga sih kalo hari itu mamaku ngga pulang cepet, apa jadinya anakku nangis tanpa didengar pengasuhnya..Pada hari kamis, mamaku juga menemukan hal yang sama, dan mamaku mulai kesal, karena sudah ditegur kemaren, kok hari ini masih dilakukan..

Hari jumat , 16 nov, badan anakku panas (tanpa pilek tanpa batuk), hari sabtu aku bawa kontrol ke dokter, utk mengecek panasnya..kata dokter kemungkinan karena virus, karena cuaca sekarang sedang tidak bagus,kalau sampai hari senin tidak turun juga panasnya harus cek darah..Dari hari jumat, anakku sudah muntah-muntah, aku pikir mungkin karena kekenyangan atau mungkin karena rotari virus. Jadi aku pulang dari dokter, diberi obat penurun panas, tempra. Obat itu kusuruh minum kalo panasnya 38 derajat lebih..dua kali anakku minum obat itu, panasnya turun di hari minggu, tetapi masih muntah plus mulai batuk-batuk.

Hari minggu pagi, 18 nov BS Luwisah minta diganti aja, karena ngga bisa menidurkan anakku, dan udah berusaha membujuk tetep ga bisa, karena kupikir sayang keluar kalo cuma alasan tidak bisa menidurkan anakku, akhirnya aku kasih motivasi bahwa ini kan baru berjalan 2 minggu, aku minta dicoba dulu aja, akhirnya dia mau...entah feeling ato apa namanya, anakku memang suka menjerit-jerit kalo digendong sama Luwisah, akhirnyapada hari minggu sore, kebetulan dia sedang membawa jalan-jalan sore anakku, aku masuk ke kamarnya, aku menemukan tasnya sudah rapih beisi semua baju2nya, dan ada selembar kertas, dan aku baca, isinya:

" bu aku minta maaf  karena pulang secara diam2, karena aku  sudah ijin minta pulang ttp tidak diijinkan, aku pulang tanpa membawa apapun, dan ibu jgn marah ke yayasan, aku tuh sebenernya tidak sabar/tahan orangnya"

jreng...aku kaget banget bacanya, karena kebayang sama anakku pada saat dia pergi, anakku mau ditaro dimana???...

Langsung surat itu aku taro ditempatnya lagi, dan tidak berapa lama Luwisah datang dari jalan-jalan sore, menjelang maghrib (pas anakku sudah tidur), aku tanya ke Luwisah, gmn mba yakin ngga mau diteruskan kerja disini??? dia bilang terserah ibu...trus kubilang, kan mba sendiri yang merasakan  mampu ato tidak nya, akhirnya dia  b ilang, aku mundur aja, langsung pada saat itu aku tlp yayasan minta pengganti yang pengalaman aja, dan minta dipilihin sama yayasan karena aku dan suami sama-sama ngga sempet utk melihat ke yayasan...setelah dipilihkan orangnya, aku tlp BS pengganti yang kebetulan waktu itu ada 2 orang kandidat..setelah aku dengar cerita BS pengganti lewat tlp, akhirnya aku memutuskan utk mengambil yang janda, dan sudah punya anak kelas 5 SD, karena kalo kudenger lewat tlp, pekerjaan yang dilakukan mirip dengan kebiasaan di rumahku.

Hari senin, 19 nov, aku dan pengurus yayasan janjian utk mengambil BS luwisah ke rumah, sambil mengantarkan BS penggantinya, pada hari senin itu juga aku ada feeling utk tlp ke rumah sebelah rumah, karena dia pernah kumintai tolong utk melihat kerumah pada saat mamaku pergi, karena aku sudah berusaha tlp kerumah ttp tidak diangkat.

nahh pada saat ini PRT disamping rumahku bilang bahwa sebenarnya anakku sudah dicubit, dibanting di tempat tidur, PRT samping rumahku bilang bahwa BS Luwisah yang mengatakan demikian, karena pada saat itu anakku  nangis kejer sampai mukanya merah, dan PRT samping rumah langsung dateng ke rumahku, dan menanyakan kenapa menangis, dan BS Luwisah bilang bahwa habis dicubit dan dibanting karena ngga mau tidur sama saya, maunya sama neneknya ato ibunya...

Tengggggggggg langsung tulangku mau rontok...yang tadinya aku ngga mau pulang utk menyaksikan penggantian BS ini, akhirnya aku putusin langsung pulang...dan tlp ke mamaku utk pegang anakku terus, jgn kasih ke Luwisah, aku minta ke mamaku buat seolah2 kita tidak tau apa2, sampai nanti pengurus Yaysan datang, baru aku buka semua, dan PRT samping rumah mau dijadikan saksi.

Jam 16.00, tgl 19  nov, pengurus Yayasan datang, langsung kubawa ke rumah sebelah utk mendenger kesaksian PRT tsb, pada saat itu BS Luwisan sedang memberi makan anakku dikursi makannya. baru setelah itu kami semua ketemu (Pengurus yaysan, BS Luwisah, BS pengganti, aku, mamaku, dan PRT sebelah). dan disini BS Luwisah  mengakui melakukan hal itu, dan aku minta ke yayasan utk menahan anak ini smapai anakku sembuh dari muntah+panas, karena aku memang berniat melapor ke Polisi jika terjadi apa2 sama anakku, dan alhamdulillah anakku sekarang sudah tidak panas, dan tidak muntah lagi, mungkin kemaren itu, anakku panas karena trauma diperlakukan seperti itu sma Luwisah.

Berikut aku sertakan foto BS Luwisah agar moms disni bisa waspada jika Luwisah ini melamar di Yayasan lain atau bahkan masih di Yayasan Ananda.

Thanks,

Luky Heriyati

 


26.

Tue, November 27, 2007

Dear Mbak Anita,

 

Halo mbak anita salam kenal ya...

 

aku mau nambahin nih tentang yayasan babysitter...aku ini udah pengalaman gonta ganti babysitter sampe 20 kali dari berbagai yayasan..dan aku udah rugi bukan cuma materi tapi pikiran dan waktu..

Kebanyakan babysitter skrg kerja suka milih2, susah sedikit minta pulang, dimarahin minta pulang....

Terakhir aku ambil di yayasan Bunda Kasih..tapii payah banget, pertama babysitter LIANA, buset pakaian anakku direndam pakai bayclin sampai bau anyep, direndam dulu pakai molto trus direndam lagi pakai bayclin (gila ya?aneh bgt)...pas aku tanya taunya dikampungnya ga pernah nyuci..busett...kerja nya jg ga becus bgt...
 

kemudian aku diberi ganti dengan suster SUNIWATI, asal LAMPUNG...wah pertama2 jg dia udah mau pulg karena keberatan bikin makanan anakku susah katanya, sebenernya bukannya susah tapi gak mau liat resep, males orangnya....kerja dapet 2 bulan, pulang gara2 anaknya sakit..

taunya sprei aku yang bagus di robek tikus, karna malem dia males nyuci, anakku habis muntah (dia ga bilg takut dimarahi)...trus orangnya males banget, suka nyuruh2 maid aku nyuciin en nyetrikain baju anakku, pelupa apa2 lupa mulu padahal udah dibilangin terus, mulutnya manis tapi munafik, pas pulang sebelumnya aku kasih celana aku 4 potong plus baju2 anakku yang masi baru yang kekecilan untuk anaknya eh masih aja celana jeans aku di curi..

aku udah lapor ke yayasan bunda kasih tapi sampai sekarang blum ada konfirmasi..payah banget deh, pemilik yayasan namanya Yanthi R silaen gak bertanggung jawab...

 

Trus jangan ke yayasan imanuel..admin 1 jt kirain susternya bagus taunya ini mah prt di pakein baju suster

Maaf, maid aku di rumah saja masih jauh lebih pinter dari suster yayasan ini...

 

di Yayasan Suster Tatang aku jg udah pernah ambil tapi ga cocok jg, klo ngajak main anakku cuman diem doank, trus ada yang dari tukang pecel lele cuman ditraining 1 minggu duank(ini susternya sendiri yang ngomong)

 

Suster Nunuk, aku ada ambil 1 kali tapi susternya baru kerja 1 mg minta pulg sakit asma, trus ga da pengganti

 

Yayasan Abadi, susternya udah tua, dimarahin sekali langsung minta pulang

 

Yayasan Suci Anandha, susternya suka ngelawan ( suster ichie) mantan tkw di singapura, trus 2 suster yang lain kurang niat kerja, disuruh masak liat resep gak mau, maunya asal tumis duank (bohong lagi katanya liat resep)

 

padahal anakku tidur sama aku, aku yang mandiin, aku yang nyuapin jg, sebenernya kan sebagian tugasnya udah aku handle...susternya masak, nyuci, nyetrika, lapin maenan...

Ok mbak anita semoga berguna ya..tolong diedit jika ada yang tidak berkenan..THX

 

Sindhi Tirta
 


27.

Mon, November 26, 2007
 

Dear Mba Anita,
 
Nama saya Mia.  Baru saja saya buka web dari mba perihal "List Yayasan Baby Sitter,
PRT, Perawat orang sakit/ Lansia" , dan akhirnya...skrg saya jd byk tau soal baby
sitter yang cara kjanya aneh2..
 
Saya mau share pengalaman aja, menyambung ceritanya nya Mba Yani yg komentar soal
Yayasan Hiba Profesional, karena saya juga ambil BS dr yayasan tsb dr anak saya umur
0 bln sampai dgn saat ini sdh hampir setaun bln Februari thn depan, karena saya &
suami bekerja, BS sering sekali saya tinggal berdua  dgn anak saya, Alhamdullilah
tdk terjadi apa2 pada anak saya. BS tsb punya  cara kerja yg bagus, bs dipercaya,
dan anak saya tidak pernah ada masalah  dlm hal kesehatan, cedera fisik, dll nya.
Insya Allah akan terus bgtu ya..
Bln Februari thn depan, kontrak BS saya sdh abis, ini yang saya bingung???
baiknya bgm ya Mba Anita?? mau saya perpanjang atau ganti yayasan saja? krn komentar
nya Mba Yani itu masukan jg buat saya utk ber jaga2..
mba bs tlg pilihkan yayasan BS yg bagus yg mana ya??  
terima kasih mba Anita,
 
salam kenal,
MIA
 

28.
Mon, February 4, 2008 10:40 pm
 
Dear Anita,
 
Saya punya pengalaman yang menyebalkan juga dengan Yayasan Ibu Hadi Depok.
 
Ceritanya begini.. 
 
12 Juni 2007 aku ambil BS dengan jaminan 6 bulan.. dan ada disurat perjanjian.
 
10 Oct.. BSku pulang kampung karena mau lebaran. Janji pulang seminggu aja..
tapi tetap aja telat.. ( udah cerita lama ya ngga . )
 
Juni - Oct.. kurang lebih 4 bln..berarti masih ada jaminan dari YYS..2 bln lagi.
 
Kebetulan BS nya tdk berani pulang sendiri, jadi dia melalui travel dari
Yayasan Ibu Hadi ( Sponsor).  Sesampainya dia di JKT dia diharuskan turun di YYS dan tdk
boleh keluar sampai saya datang ke YYS untuk menebusnya kembali seharga
550rb.. Gila !! padahal kan masih ada hak saya karena masih ada Jaminan 2
bulan lagi.. dan lagi pula.. kan BSnya memang tidak dipaksa u/ kembali ke saya...,
BSnya yg mau sendiri u/ kerja kembali dirumah saya..
 
Saat itu tgl. 22 Oct 08 Dia sampai di JKT subuh.. dan jam 9 pagi saya di
telp BS untuk tolongin dia dikeluarkan dari YYS..
 
Saya telp Mbak Yati (yang kerja di Yayasan Ibu Hadi)... yang waktu itu mengeluarkan 
surat perjanjian.. dan TERNYATA jawabannya. " Itu sudah peraturan Bu.. 
kalau ada BS atau PRT yang masuk YYS harus bayar Administrasi lagi. 
meskipun si BS atau PRT mau kembali ketempat ibu".. 
 
Saya langsung naik darah.., dikantor.. saya teriak2x.. telp sama Sponsor dan
orang YYS.  Saya sempat mengancam mereka untuk "MENUNTUT PERKARA" karena
saya merasa dibohongi.
 
Di YYS BS saya sudah menjelaskan kalau kerja disaya baru 4 bln.. dan masih
ada perjanjiannya tapi BS saya malah dibentak dan dijaga BODYGUARD pihak YYS
dia bilang "DIAM KAMU.. JANGAN SOK TAHU DAN JANGAN TURUT CAMPUR" ..
kasihan dech BS saya Itu.
 
Setelah ngotot abis.. dari pagi jam 9 sampai Jam 2 siang. akhirnya Dia (BS)
bisa keluar dari YYS itu TETAPI. HARUS NAIK OJEK dari YYS. tidak boleh
ojek luar dgn alasan Tanggung jawab Sponsor atau YYS. dengan tarif DPK -
SLIPI 50rb. itukan namanya meres. dan lagi saya harus potong gaji BS 150rb
untuk biaya ADM.. ( apa lagi tuh. )
 
Alhasill aku berhasil bujuk BS ku untuk bisa naik Bis sendiri.. dan aku SMS
caranya.untung dia sampai dengan selamat..
 
Jadi kalau kita memang "TERPAKSA" ambil dari YYS IBU HADI .. kita harus memastikan
kalau BS / PRT .. harus bisa Pulang pergi Sendiri (Tidak melalui Travel YYS) !
 
Karena kita pasti akan disuruh bayar ADM lagi ( seperti ambil baru)
MESKIPUN BS atau PRT mau kembali kepada kita dengan keinginan mereka
sendiri..,
 
YAYASAN IBU HADI DEPOK BENAR..BENAR. COMERCIL.......... (Aih gemessss banget deh)
 
Thank you & B. Regards
JAKARTA 
 
Komentar dari saya:
Yayasan Ibu Hadi memang sudah keterlaluan.
Teman2 kalau enggak kepaksa... banget  saya sarankan jangan deh sekali-kali
mengambil bs atau pembantu dari Yayasan Ibu Hadi sebab saya juga pernah kecewa berat
dengan pelayanan di Yayasan ini.  Ternyata kemegahan tampilan sebuah Yayasan tidak menjamin
pelayanannya bagus. 

29.
Fri, 8 Feb 2008 18:38:05-0800

HATI HATI PENCURIAN BERKEDOK PEMBANTU !!

Kejadian ini terjadi pada saya sendiri hari sabtu siang kemarin ( 19 Januari 2008) di rumah saya, di Kompleks PWR � Warung Buncit.

Sepulang saya dari golf driving dengan suami dan anak saya pagi itu saya tidak terpikir sedikit pun kalau pembantu yang baru bekerja 2 hari ini akan  mengambil barang2 saya. Dia mengaku kepada supir dan karyawan suami saya yang sedang ada di depan rumah mau buang sampah. Dan sesudah itu dia tidak kembali lagi ternyata.

Pukul 10.30 saya pulang ke rumah, dia sedang memasak, dan akan membuang sampah ke depan. Kemudian saya meminta si pembantu ini ( mengaku bernama Ninik) untuk mengeluarkan stik golf saya dari mobil tapi dia tidak muncul2, kata babysitter saya dia ke warung. Saya percaya karena dia keluar tadi tidak membawa apa2 dan hanya membawa kantong sampah.

Sesudah saya tidur siang jam 1.30 saya melihat charger digital kamera saya ada diluar lemari dan saya bermaksud untuk memasukkan ke kotaknya, dan saya baru sadarh bahwa kotaknya sudah tidak ada, kemudian kotak handycam beserta 1 kamera digital lagi juga hilang.

Kemudian saya menelfon yayasan yang menyalurkan si pembantu ini ( Yayasan Putra Mutiara di Kemang), setelah saya menelfon, babysitter saya ( Parsini) diatas berteriak2 dan menangis ternyata uangnya Rp. 1,815,000 dan temannya babysitternya satu lagi, Linda juga hilang sejumlah Rp. 350,000 diambil pembantu itu. HP mereka tidak ada yang diambil hanya uangnya saja. Baju si pembantu itu juga masih lengkap, sendalnya juga masih ada.

Suami saya bermaksud untuk memanggil polisi, ternyata hp nya 2-2nya juga diambil oleh pembantu itu dikamar. ( sewaktu pergi pagi dia tidak membawa HP dan ditinggal di lemari di kamar)

Barang2 saya yang hilang yang saya data: HP Communicator E90, HP Nokia 8800, Kamera Digital Nikon Coolpix, Kamera Digital Panasonic Lumix, dan Handycam Sonny, serta uang sejumlah Rp, 2,165,000

Jadi pada saat pagi saya pergi, dia membersihkan kamar saya dan mencuri barang2 tsb, padahal babysitter saya nungguin dia diluar sambil lihat si orang ini membersihkan kamar !

Saya meminta yayasan bertanggung jawab, dan dia berjanji akan mencari si maling ini, saya juga dia meminta mencari alamat berdasarkan ktp yang ditinggalkan ( ktp bogor), kartu atm lippo bank, kartu jamsostek atas nama Ninik, dan kartu berobat Rumah Sakit OMC, juga mencari di tempat suaminya yang katanya bekerja di Slipi.

Pada hari minggu pagi saya ditelfon oleh orang yayasan itu bahwa orang yang bernama Ninik itu masih ada dan dia mendatangi ketua RT di jalan Batu Sulaiman, Pulomas, Pacuan Kuda. Ternyata, pencuri itu mencuri kartu identitas, ATM, HP dan uang orang yang bernama Ninik yang tinggal di jalan tersebut. Dan melamar ke yayasan dengan menggunakan identitas ibu Ninik ini untuk bekerja sebagai pembantu. Jadi memang dia ke rumah saya sudah berniat untuk mencuri

Sore harinya saya ditelfon lagi bahwa pencurinya sudah tertangkap dan dia pingsan. Saya bergegas dengan suami ke sana, barang2 saya lengkap masih ada disana. Dan dia baru saja membeli peralatan bayi , yang ternyata dia sedang hamil besar ! ( Saya kecolongan, begitu pula si yayasan penyalurnya  karena dia memakai baju gombrong2 waktu di rumah saya dan mengaku habis melahirkan)

Pukul sepuluh polisi datang dan membawa pencuri yang masih pingsan, dan mereka menyarankan untuk menyadarkan si pencuri ini ke UGD terdekat. Kami membawa ke RS OMC, dan sampai jam 1 pagi dia belum sadar juga. Tapi semua hasil normal. Suami saya meminta untuk dipindahkan ke RS yang dekat dengan rumah saya, jadi si pencuri ini dibawa ke RS Siaga untuk disadarkan. Pukul setengah 4 pagi dia sadar, tapi pingsan2 lagi. Akhirnya dibawa ke yayasan sampai dia sadar kemudian akan diambil kembali oleh polisi.

Senin pukul satu siang saya dilaporkan oleh yayasan bahwa si pencuri ini yang nama aslinya Shella Aulia sudah siuman dan sudah sehat, bahkan sempat jajan bakso segala. Tapi ketika polisi datang dia pingsan lagi. Jam 3.30 sore saya ditelfon lagi oleh yayasan bahwa dia mencoba untuk kabur, dan badannya sangat sehat sekali, saya meminta polisi untuk mengambil dan membawa ke kantor polisi. Saya baru dengar kabar siang ini bahwa si pencuri ini dikembalikan ke yayasan penyalur pembantu dan kemudian dilepaskan oleh pihak yayasan karena kondisi nya hamil, dan pada saat interogasi dia pingsan2 terus. Sangat disayangkan sekali !

Barang2 saya kembali, tapi di hp yang dikembalikan oleh polisi semua contact nama di communicator dan hp satu lagi sudah hilang. Dan bayangkan di hp satu lagi ( 8800) � terdapat foto2nya sedang berpose topless, hanya menggunakan BH saja ! Astaga... Juga dia menyimpan nomer telefon apartemen saya � saya tidak tahu apakah dia punya maksud lain dengan menyimpan nomer tersebut

Pencuri ini bisa jadi akan berkeliaran lagi dan akan mencari mangsa lagi karena dia berpikir dia bisa menipu orang rumahsakit, bahkan polisi sekalipun !

Foto pencuri : nama Shella Aulia asal Banyumas, umur kurang lebih 25 tahun, tinggi kurang lebih 150 cm dan dalam keadaan hamil 6 bulan

Barang2 saya memang kembali, tapi rugi waktu dan biaya pada saat ke rumah sakit, polisi, dll.. sangat2 mengesalkan ! dan itu membuat saya cukup trauma meninggalkan kedua anak saya dirumah hanya dengan babysitter.

Dari pengalaman saya,  seandainya menerima pembantu dari yayasan sebaiknya benar2 dicek, jangan dari ktp aja, tapi kalau bisa identitas yang lain dan cek saudara atau rekan yang bisa dipertanggungjawabk an seandainya si pembantu ini berbuat yang tidak2. Saya juga lampirkan foto si pencuri ini � - tolong diperhatikan baik2 karena mungkin saja dia akan mencoba lagi melamar sebagai pembantu atau babysitter. Foto ini juga sudah disebarkan oleh bimas kepolisian ke yayasan penyalur pembantu untuk mereka tidak menerima orang ini . Mudah2 teman2 bisa membantu untuk menyebarkan ke semua yang dikenal supaya kejadian ini tidak terulang lagi.
 

Terimakasih buat Yani Gunawan dan Rini yang sudah mengirimkan email ini ke saya

30.
Thu, 14 Feb 2008 21:51:04-0800
 
Hi Anita,
ikutan nimbrung soal baby sitter.
menurut aku jaman sekarang PRT banyak yang "naik" statusnya jadi baby
sitter, timbang dikasih seragam apa susahnya sih?
makanya, sitter2 yang benar2 sudah berpengalaman suka ngeluh, spt dulu
aku pakai baby sitter yang pengalamannya sudah 7tahun, sampai sudah
pernah melanglang buana ke Hong Kong, Singapore. 
 
dia bilang di yayasannya ini banyak orang2 baru yang cuma dikasih
training 3 bulan, udah deh statusnya baby sitter, dipekerjakan ke rumah
baru, tau2nya nangis minta pulang, ga betah, dll.
 
tp,sih.. suster ku yang pertama ini juga bukannya ga ada jeleknya
memang sih dia "jaga mati" anakku, tp selama dalam pengasuhannya anakku yang
kecil ini giginya lebih cepat rusak dibanding kakaknya (notabene aku
yang asuh sendiri!), dan walaupun si suster punya ketrampilan berbahasa
inggris walau ya.. terbatas percakapan sehari2 , tapi kok anakku ga
pernah dijejelin bahasa inggris ya?
kurang komunikasi gitu ke anak, tp urus anak dari kasih makan, minum
susu , mandi, dll bagus.
 
setelah 2 tahun, dia minta berhenti karena dapat jodoh di Papua
(domisili aku selama ini), mertuaku ambil ganti di yayasan yang sama (ada tuh
di listnya mbak), ya... dapatnya.. yagn baru pengalaman 1 thn, judes
pula orangnya, tp ya itu saya udah tegur, kalo kamu suka kasar2 sama anak
saya apakah kamu ga merasa sakit kalo posisi saya ada di kamu? anak
kamu dikasarin kamu terima ga?
 
selama ini sih maish bisa dibilangin,ya.. terima aja. toh namanya anak
makin gede makin ngerti & bisa ngadu kalo dia disakiti, dll.
 
tahun ini , desember, saya tidak akan memperpanjang kontraknya.
sekarang lagi mencari sendiri, tp entah bisa dapat apa tidak. kali ini saya
mau mencoba mencari pengasuh dari flores.
ada yang bisa bantu?? he..he..
 
rgds,
 
Komentar dari saya:
Emang bener sih apa yang kamu bilang, sehingga di lapang banyak sekali bs yang enggak punya ijazah.
Aih ma'af banget di list saya belum ada tuh untuk daerah Flores. 
 

31.
Thu, 14 Feb 2008 21:51:04-0800
 
Dear Anita... 
 
Senang rasanya melihat blogspot yang dibuat oleh anita....  hebat ya bisa buat sebagus ini.. 
dan selalu diupdate,,, 
 
Website ini sangat berguna banget lho menurut saya , dan sayangnya saya baru hari
ini menemukan website ini.. krn kalau saya membacanya 6 bulan yang lalu pasti saya
menjadi lebih berhati-hati dalam memilih yayasan tempat saya mengambil baby sitter.....
 
Anita , sekedar mau sharing aja , dan semoga bisa bermanfaat utk yang ibu2 yg lain... 
 
Mau sharing aja  pengalaman saya mempergunakan Yayasan Bhakti Siwi Yogyakarta, saya
baru pertama pakai BS , krn baru saja melahirkan , dan krn saya harus kembali kerja
lagi maka saya memutuskan utk memakai BS utk menjaga anak kami sewaktu kami kerja,
dan saya sangat kecewa sekali dengan yayasan itu..  
 
BS yg saya dapatkan bernama Padmi katanya pengalamanya sudah 7th lebih, dia pandai
merawat anak saya dan saya sdh cocok dengannya , perjanjian yang diberikan oleh
Yayasan adalah BS boleh mengambil cutinya setelah bekerja 3 bulan , tetapi pd bulan
pertama dia sudah mengambil cutinya utk pulang ke Jogya , saya mengijinkan krn
menurutnya ada urusan yang mendesak, seharusnya cuti hanya 2 hari , tp krn jauh dia
baru kembali ke jakarta setelah 4 hari.  Bulan Ke-3 dia minta ijin lagi utk pulgn
kampung krn mau nengokin anaknya yang masih berumur 2,5 th, saya pun tdk keberatan ,
krn saya tau rasanya meninggalkan anak pasti sedih sekali...  1 minggu saya tunggu
tanpa kabar berita , pdhl dia berjanji akan kembali pada hari Selasa.... (dia pulang
semenjak hari jumat) , saya sangat kesulitan krn saya harus bekerja tiap harinya ,
dan sulit minta ijin dari kantor. 
 
Sebelumnya saya agak tdk enak menghubungi Ibu Asmara (pemilik Yayasan)  mengenai hal
ini , krn saya pikir anaknya sakit jd Padmi harus lebih lama tinggal di Jogya , tp
krn tdk ada kabar berita dari nya , maka saya memutuskan utk menayakan kepada bu
Asmara  (pemiliknya) , dan menurutnya dia tdk tau menahu mengenai kepulangan Padmi
dan sangat sulit menghubungi dia , bahkan tdk bisa dihubungi... dan berjanji akan
mencarikan penggantinya...  
 
Akhirnya setelah 2 minggu, kami dapat penggantinya yang harus saya jemput di
Pulogadung , pertama kali melihat orangnya saya tdk begitu sreg , tp saya mau
mencobanya , krn kata bu Asmara , orangnya bagus, setelah 1 hari bekerja , saya
melihat pekerjaan BS pengganti itu , dan katanya pengalaman bekerjanya 4 tahun sbg
BS tp kok bayi saya yang baru 5 bulan pada saat mandi MAU LANGSUNG DIMASUKKAN KE
DALAM BAK , padahal kan bukankah sudah sangat mendasar kalau bayi itu harus diwaslap
dulu diluar sebelum dimasukkan ke dalam bak....   dari situ saya langsung berpikir ,
apakah bener ini BS yang berpengalaman...?? 
 
Kemudian hari ke-2  dia membuatkan makan buah pisang utk anak saya , dan Pisang itu
diblender , pdhl pisang itu begitu lunaknya , dan hanya perlu dikerik saja.... 
Makin jelas pemikiran saya , kalau orang ini tdk cocok merawat anak saya , ditambah
lagi dia masak air panas utk dimasukkan termos utk bikin susu , tp ternyata air nya
tdk dimasak sampai mendidih , krn baru 2 jam dimasak kok sudah dingin ....  saya
kesaal sekali , akhirnya saya memutuskan utk tdk meneruskan memakai BS itu...  
 
Langsung saya menelpon Ibu Asmara , dan minta dicarikan pengganti , dan sampai 1
bulan lebih tdk ada juga penggantinya... saya kecewa sekali dengan BS pengganti yang
dikirimkan itu , katanya salah satu murid Bu Asmara , tp kenapa tdk bisa bekerja
begitu .....  berarti murid dari Yayasan Bhakti Siwi tdk jaminan bisa dipergunakan
sebagai BS dong...  
 
Yang saya sayangkan kejadian yang menimpa saya ini terjadi sesudah saya
merekomendasikan Yayasan ini kepada teman2 saya , dan 2 orang teman saya menggambil
dari yayasan yang sama....  mudah2an mereka tdk mengalami spt yang saya alami , krn 
yayasan ini menurut saya menjadi sangat komersil , setelah 3 bulan , suster saya
pergi tanpa kejelasan , ditambah BS tsb meminjam sejumlah uang dari beberapa
pembantu Ibu Saya , pdhl pembantu dirumah ibu saya gajinya setengah dari gajinya....
selain itu HP yang saya pinjamkan selama dia merawat anak saya juga dibawa oleh
Padmi ....  yaahh kami semua sudah meikhlaskannya kok... 
 
Semoga pengalaman saya ini dapat menjadi masukan ibu2 yang lain , krn sebaiknya
pergunakan Yayasan yang sudah lama deh, dan kita tau dimana letak Yayasannya.. 
 
Terima kasih banyak ya Anita atas waktunya mau mendengarkan keluhan saya ini. .
 
Warm Regards,
PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA
Jl. Swadaya IV,  Rawaterate
Cakung - East Jakarta 13920
JAKARTA - INDONESIA
 
Komentar dari saya:
Saya dapatkan email ini dari Herwinda Ferdiana
Terimakasih atas sharingnya dan terimakasih juga kalau kamu menyenangi blog saya 
 

32.
Wed, 27 Feb 2008 15:02:34 +0700
 

Hallo,

Saya mau ikut sharing pengalaman mengenai yayasan babysitter.

 

Sekitar pertengahan Desember 2007, BS saya yang mengasuh dari anak saya berumur 6 bulan pamit untuk pulang ke kampung karena orang tuanya akan segera panen dan dia diminta untuk bantu di rumah.

 

BS tersebut saya ambil dari Yayasan Hiba Profesional dan selama bekerja kami cukup puas dengan cara kerjanya. Anak kami banyak diajari hal-hal yang membangun dan BS nya sendiri cukup cekatan. Sejujurnya kami sangat menyayangkan keputusan itu dan kami sempat menanyakan apakah masalah gaji tp dia bilang bukan, tp si BS tetap keukeuh mau pulang. Kami tidak bisa menahan lebih jauh dan akhirnya kami hanya minta dia tunggu sampai kami menemukan pengganti. BS tersebut bersedia tp hanya untuk waktu 2 minggu. Karena Yayasan Hiba Profesional mewajibkan pengguna jasa membayar admin fee per tahun yang cukup besar, kami memutuskan untuk mencari dari yayasan lain.

 

Dari majalah Ad-Info Serpong kami menemukan iklan Yayasan Tunas Berkah.  Dengan pertimbangan jarak yg relatif dekat, kami memutuskan mendatangi yayasan itu. Secara sekilas yayasan tersebut standar aja, lokasinya di Ruko Madrid Boulevard (seberang Pasar Modern BSD) dan mereka hanya mensyaratkan biaya admin Rp 600rb dan garansi 4 bulan. Karena anak kami sudah berumur 2.5 tahun, kami memutuskan mengambil BS pemula untuk balita. Keluhan anak kami hanya susah makan. Kami memang menghendaki anak kami makan harus duduk, sebisa mungkin tidak sambil jalan apalagi lari2. Jadi sejak bisa makan nasi, anak kami terbiasa sambil nonton televisi atau main tapi dalam posisi duduk.

 

BS pertama, baru saja kami ajak pulang dgn waktu tempuh sekitar 20 menit, sampai di rumah mabuk dan muntah. Kami masih berpikir mungkin blm terbiasa. Esok harinya diajak berkendara lagi selama 30 menit muntah lagi. Akhrinya kami putuskan mengembalikan BS tersebut hari itu jg menempuh jarak hampir 1 jam berkali2 muntah.

 

BS kedua, orangnya agak pendiam tp cukup bisa handle kerjaan. Baru sekitar 10 hari baru ketahuan kalo dia sakit, walaupun cuma demam, sudah tidak sanggup nyambi kerja. Harus tiduran dan istirahat total. Pada saat ditanyakan memang dia begitu kalau sakit. Wah, repot jg kalau begitu. Akhirnya kami minta ganti lagi.

 

BS ketiga, pilihan dari yayasannya. Lumayan kerjanya. Tapi dia mudah tertekan / stress saat kerepotan memberi makan anak saya dan dia minta pulang setelah 4-5 hari.

 

BS keempat, tidak ada pilihan lain karena BS pemula yg tersedia hanya dia. Tp tidak bertahan lama juga, paling sekitar 2 hari, dia minta pulang karena bapaknya sakit.

 

BS kelima, agak kurang pintar tp orangnya mau kerja. Untuk melakukan rutinitas harus diingatkan berkali dan sering jg isteri saya ngomel2. Tp BS ini cukup besar kemauan kerjanya. Kami sudah berusaha tutup mata, yang penting dia bisa menjaga dan memberi makan anak kami. Setelah 2 bulan, ternyata dia minta pulang ke yayasan. Saat ditanyakan alasannya, dia jawab tidak ada, hanya mau pulang saja. Saya sudah berpikir, ya sudah mesti cari ganti lagi nih. Tp isteri sy tidak begitu saja percaya. Dengan alasan yg berubah-ubah isteri sy coba menginterogasi dgn halus dan ditengah2 percakapan, anak saya rewel mau tidur dan minta ditemani. Isteri saya mau buang air kecil dan mendapati telepon wireless di meja kok tidak ada hand-set nya. Ditanyakan ke ibu mertua saya, dia tidak pegang. Isteri sy langsung cek ke kamar BS, ternyata dia sedang telepon. Ketahuanlah kalo BS ini ternyata suka pake telepon tanpa ijin. Kami telepon ke yayasan untuk menjemput BS ini.

 

Keesokan harinya BS dijemput tanpa memberikan pengganti, sekitar 3 minggu lalu, dan sampai saat ini tidak ada sekalipun itikad baik dari Yayasan Tunas Berkah sebagai pertanggungjawaban.

 

Setelah BS kelima pulang, kami juga merasa Yayasan Tunas Berkah itu hanya mengambil PRT dan mungkin hanya diberikan �seragam kebesaran� dan diangkat menjadi BS. Karena dari kualitas kelima BS tersebut tidak ada satupun yg langsung tau apa job desc-nya. Semua kami yang harus mengajari. Malahan setelah BS kelima kami tambah yakin bahwa BS pemula hanya berharap �on-the-job-training� dan setelah merasa tau pekerjaan yg sebenarnya, mereka pulang ke yayasan untuk kemudian dijadikan BS �experienced�.

 

Selanjutnya kami memutuskan pindah yayasan, dari referensi BS terdahulu yang dari Hiba, kami mencoba contact ke Yayasan Pelita Bunda. Yayasan ini mensyaratkan annual fee (bukan one-time-only) dan kami pikir mungkin lebih professional daripada Tunas Berkah. Yayasan tersebut lokasinya di Kalimalang dan punya cabang di WTC Matahari, Serpong. Kami mendatangi yang di Serpong dan yayasan sudah assign seorang BS. Karena sudah ditunjuk dan kami lihat memang lumayan cocok akhirnya kami bawa pulang sekitar jam 10.30am. Hari itu efektif dia belum bekerja full karena isteri saya hanya menunjukkan cara memberi makan dan mengurus kamar. Pada saat anak saya tidur siang, BS ini sempat menanyakan apa yg harus dia kerjakan dan isteri sy hanya mengatakan terserah dia saja, mau bersih2 boleh, mau istirahat boleh. Keesokan harinya, saya terbangun jam 4.30am. Kok BS ini belum bangun, kata saya dalam hati. Saat saya ketok kamarnya tidak ada jawaban. Saat saya buka kamarnya sudah tidak ada orangnya dan ternyata BS ini kabur. Untung tidak ada barang yg hilang.

Dari pagi hingga siang yayasan tidak bisa ditelepon. Saat bisa ditelepon dan kami melaporkan kejadian ini tp yayasan tidak memiliki BS yg tersedia. Akhirnya kami harus cuti karena tidak ada yg mengurus anak kami. Kami baru dikirim BS pengganti setelah 2 hari, dgn data umur 36 tahun. Pada saat datang, kami tidak yakin kalau umurnya 36 thn, sepertinya sudah diatas 40 tahun dan saat dikonfirmasi ternyata dia sebelumnya bekerja sebagai suster lansia di Malaysia. Sesampai di rumah dia langsung mandi dan perlu waktu sekitar 30 menit lebih untuk dia mandi. Waduh, gimana mau mengurus anak kalau mandi saja sebegitu lama. Hari itu jg kami minta pengganti dan lagi2 tidak tersedia pengganti. Baru keesokannya kami dikirim pengganti dan umurnya 35 thn, kali ini agak sesuai rasanya. BS ini bekas TKW di Arab. Masih mengecewakan juga, ternyata orangnya lelet dan tidak bisa diajari. Semua maunya sendiri dan saat kita menegur dia bisa jawab jadi bingung kalau ibu ngomong terus. Tp karena terdesak dgn kondisi, kami sampai hari ini masih mempekerjakan dia sampai saatnya ada pengganti yg lebih baik.

 

Sorry kalau terlalu panjang. Itu hanya pengalaman selama sekitar 3 bulan terakhir ini dengan Yayasan Tunas Berkah (very unrecommended) dan Yayasan Pelita Bunda (belum tau hasil akhirnya).

 

Semoga berguna

Ary Handoko

 
Komentar dari saya:
Terimakasih sharingnya....

33.
Wed, 27 Feb 2008 15:02:34 +0700
 

Dear Anita,

Saya mau sharing soal BS dan pembantu....

Mohon disebarkan ke teman2 agar kejadian yang menimpa anak2 saya tidak terulang lagi...

 

Pembantu saya, nama Watik, asal Rangkas daerahnya Sawit (foto terlampir saat di MTA, duduk di tengah sedang menggendong bayi Ase, anak saya) perbuatan yang diakui oleh BS saya adalah dia pernah memasukkan Sam anak saya ke dalam mesin cuci... pembantu ini sudah tidak bekerja lagi sejak 11 Januari 2008 ini.

 

Tetangga saya pernah kasih tau saya kalo Watik menggen